Jangan Menikah karena...

Bagaimana cara berpacaran yang baik? 80% masalah keluarga yang timbul
setelah pernikahan adalah disebabkan karena masa pacaran yang tidak
baik. Dan selama pacaran yang tidak baik ini seperti menaruh bom waktu
yang akan meledak ketika seseorang melanjutkan pacarannya ke jenjang
pernikahan.
.
Banyak orang berpacaran dengan melalui pergaulan yang tidak sehat.
Padahal Tuhan rencanakan banyak hal baik yang dimulai dari pergaulan.
"Janganlah kamu sesat: pergaulan yang buruk merusakkan kebiasaan yang
baik". Berikut adalah motivasi salah dalam berpacaran yang terkadang
terdapat dalam pikiran, dan hal ini kita terus bawa hingga perkawinan:
.
Masalah usia
Sering kita menganggap kalau kita harus menikah di usia tertentu yang
kita anggap sudah cukup. Hal ini salah. Allah punya rencana untuk tiap
mahluk-Nya berbeda-beda. Dan usia tiap orang untuk menikah
berbeda-beda. Untuk itu hendaknya kita tidak menghakimi teman kita
yang sering kali dianggap 'perawan tua' atau semacamnya. Usia matang
bukan berarti obral besar-besaran, namun bukan juga tetap jual mahal.
.



Rasa kesepian
Jangan menikah bila kita belum menang dari rasa kesepian kita. Faktor
ini terkadang terjadi pada kaum wanita. Dengan anggapan bahwa dirinya
kesepian, maka ia akan menerima siapa saja yang tertarik dengannya.
.
Tekanan dari orang tua atau teman
Ingatlah bahwa kita menikah karena rencana Tuhan, dan bukan atas dasar
tekanan dari orang lain. Berusaha membuat senang orang tua atau teman
suatu saat akan membahayakan hubungan apalagi jika masuk dalam pernikahan.
.
Merasa sudah cocok
Disaat kita menemukan calon, dan kita merasa sudah cocok,
hati-hatilah!. Kita harus teliti lebih jauh tentang diri pasangan
kita. Seperti cerita, sepasang muda-mudi yang merasa bahwa pasangannya
itu baik dan segera akan menikah karena kebaikan pasangannya itu.
Ingat! bahwa kita bukan mencari orang baik untuk dijadikan pasangan
hidup, tetapi orang benar. Karena orang baik belum tentu orang benar,
tetapi orang benar pasti seorang yang baik.
.
Alasan Materi
Seperti warisan, kekayaan dan jabatan yang sifatnya tidak kekal dan
hanya menjadikan manusia rakus harta. Banyak orang mengganggap
kebahagiaan tergantung harta banyak sehingga mereka berani menjual
imannya demi pasangan yang dianggap mapan. Ini salah besar. Tuhanlah
sumber kebahagiaan sehingga meninggalkan iman artinya melepaskan diri
dari damai sejahtera yang dijanjikan Tuhan.
.
Asmara atau ketertarikan jasmani
Ingatlah janganlah menginginkan kecantikannya dalam hatimu, janganlah
terpikat oleh bulu matanya. Karena apabila kita sudah menjadi tua pun
semua kecantikan itu akan hilang.
.
Hasrat dan Nafsu Biologis
Ini dikhususkan untuk kaum pria. Janganlah menikah bila seorang pria
belum menang dalam hal kekudusan atau nafsu. Janganlah berpikir kalau
menikah adalah alternatif lain untuk seorang pria daripada ia lari ke
berbuat dosa. Menikahlah dengan niatan atau maksud baik.
.
Kuasa gelap
Janganlah kita sekali-kali memakai cara ini dalam menentukan pasangan
hidup kita. Ingat apa yang ditabur itu yang akan dituai. Iblis mungkin
akan memberikan kepada kita wanita yang sempurna, pria yang sempurna
seperti yang kita idamkan, tapi ia akan memberikan kuitansi pada kita.
Misalnya: perkawinan anda hanya berumur lima tahun, atau anak yang
anda lahirkan akan idiot, atau anda harus mengalami sakit-penyakit,
masalah dengan bisnis anda, dan sebagainya. Tapi kalau kita meminta
pada Tuhan, DIA memberikan yang menurutnya terbaik untuk kita, malah
Ia akan memberikan damai sejahtera kepada keluarga kita selamanya,
yang tidak akan dapat ditukar dengan uang seberapa besarnya pun. Jadi
jangan pernah berpikir: "Bila cinta ditolak, dukun bertindak".

Renungan Harian 19 October – 25 October 2009




Senin 19 October 2009
SIAPAKAH YANG DAPAT MENJADI SAHABAT-SAHABAT KRISTUS?
Lukas 12:1-5
M1. 1. Berdoa agar Anda memiliki hati yang lembut untuk mendengar suaraNya.
M2. 1. Siapakah yang pertama-tama Yesus ajar? Peringatan apa yang Ia berikan pada murid-muridNya? Apakah maksud peringatan Kristus itu? (Ayat 1).
2. Kalau seseorang terkena ragi orang farisi dan tidak mau terbuka (munafik), hal apakah yang akan dilakukan Allah? (Ayat 2-3). Mengapa?
3. Penghalang terbesar dalam keterbukaan ialah TAKUT AKAN MANUSIA. Apa ajaran Tuhan kepada SAHABAT-SAHABATNYA tentang takut akan manusia? (Ayat 4). Apakah jalan keluar bagi orang yang takut akan manusia? (Ayat 5).
M3. 1. Tuliskanlah langkah-langkah yang akan Anda ambil untuk membangun keterbukaan kepada Tuhan dan manusia (sesama).
2. Buatlah komitmen untuk menjadi SAHABAT-SAHABATNYA!
M4. 1. Siapakah orang yang akan Anda ceritakan berkat saat teduh ini?
Bacaan setahun: Roma 8-9.

Selasa 20 October 2009

MENJADI “BETAH” DI HADIRAT TUHAN
Mazmur 15:1-5
M1. 1. Sudahkah Anda berkomunikasi terus-menerus dengan Allah setiap hari
M2. 1. Siapakah yang boleh tinggal dengan betah dan bergaul akrab di gunung Tuhan (di hadiratNya)?(Ayat 1-5).
2. Apakah janji Tuhan bagi Anda bila Anda selalu tinggal di gunung Tuhan (di hadiratNya)? (Ayat 5b).
M3. 1. Tuliskan dosa apa yang Tuhan tegur hari ini? Bereskanlah!
2. Peganglah janji Tuhan dalam Ayat 5b.
M4. 1. Ceritakanlah kepada minimal 1 orang melalui telepon atau sms.
Bacaan setahun: Roma 10-11.

Rabu 21 October 2009
HADIRAT ALLAH TEMPAT PANDANGAN SESEORANG DIUBAHKAN
Mazmur 73:1-20
M1. 1. Berdoalah agar kita mengerti firman Tuhan yang kita renungkan hari ini.
M2. 1. Bagi siapakah Allah itu “terasa” baik? (Ayat 1).
2. Hal apakah yang dialami oleh penulis mazmur ini (Asaf) ketika ia tidak menjaga hatinya tetap tulus (Ayat 16).
3. Bagaimanakah akhirnya Asaf mendapatkan jawabannya? (Ayat 16-17). Apakah jawaban Allah? (Ayat 18-20).
M3. 1. Praktekkanlah mulai sekarang bagaimana Anda selalu di hadirat Allah?
M4. 1. Ceritakan kepada salah satu anggota komsel Anda, jangan lupa menceritakan kepada anggota keluargamu di rumah.
Bacaan setahun: Roma 12-13.

Kamis 22 October 2009

PERJANJIAN KESEMBUHAN DAN MUKJIZAT
Matius 8:14-17
M1 1. Berdoalah agar Anda diberi pengertian tentang Perjanjian Kesembuhan dan Mukjizat.
M2 1. Bagaimanakah Yesus menyembuhkan ibu mertua Petrus? (Ayat 14-15)
2. Hal-hal apakah yang Yesus lakukan menjelang malam? (Ayat 16)
3. Hal apakah yang digenapi Yesus melalui kesembuhan-kesembuhan dan mukjizat yang dilakukanNya? (ayat 17)
M3 1. Buatlah keputusan untuk memahami Perjanjian Kesembuhan dan Mukjizat serta mempraktekkannya dalam kehidupan sehari-hari.
M4 1. Ceritakanlah pengertian yang Anda peroleh tentang Perjanjian Kesembuhan dan Mukjizat pada seseorang yang memerlukannya
Bacaan setahun: Roma 14-15.

Jumat 23 October 2009
BERDIALOG TERUS-MENERUS KUNCI BERTAHAN SAMPAI AKHIR
Lukas 18:1-8
M1. 1. Sudahkan Anda berdialog di dalam Roh, secara terus-menerus
M2. 1. Apakah keprihatinan (concern) Tuhan terhadap kita orang-orang percaya pada waktu Ia datang? (Ayat 8b).
2. Agar kita dapat memelihara iman yang sehat sampai kedatanganNya, Yesus memberikan kepada kita suatu perumpamaan. Tentang apakah isi perumpamaan tersebut? (Ayat 1).
3. Di dalam perumpamaan ini, 2 pribadi yang dibandingkan secara kontras. Temukan apa perbedaan Tuhan dengan hakim yang lalim (jahat) di dalam membela orang-orang? (Ayat 2-8a).
M3. 1. Hal apakah yang perlu ditingkatkan dalam doa yang dilakukan setiap saat?
M4. 1. Coba ceritakan berkat apa yang Anda terima minggu ini di komunitas sel Anda dengan seru. Bacaan setahun: Roma 16; I Korintus 1.

Sabtu 24 October 2009
DIALOG, KUNCI MEMILIKI PIKIRAN YANG TENANG.
Kolose 4:6-9
M1. 1. Teruskanlah berdoa hari ini dengan mempraktekkan dialog level ke 2.
M2. 1. Hal-hal apakah yang sering membuat kita kuatir? Bagaimanakah caranya agar kita tidak kuatir? (Ayat 6). Apakah hasilnya jika kita mengikuti petunjuk tersebut? (Ayat 7).
2. Perenungan-perenungan apakah yang seharusnya terjadi di dalam pikiran kita? (Ayat 8):
a. Semua yang………………………………………….
b. Semua yang………………………………………….
c. Dan seterusnya
Perhatikan kata SEMUA
3. Hal apakah yang paling penting untuk kita perhatikan? (Ayat 9).
M3. 1. Bagaimanakah saya meningkatkan satu jam (praktek level ke 2) waktu dialog saya dengan maksimal? Kalau tidak ada topik yang dipikirkan, mulailah dengan semua yang ….
M4. Kepada siapakah Anda akan menceritakan berkat-berkat yang Anda peroleh?Bacaan setahun: I Korintus 2-3.

Minggu 25 October 2009
PENEBUSAN SEMPURNA
Ibrani 10:10-18
M1 1. Berdoalah agar kita dapat mengerti betapa sempurnanya rencana keselamatan Kristus atas kita.
M2 1. Untuk membuat kita menjadi kudus hal apakah yang Yesus Kristus lakukan? (Ayat 10). Apakah bedanya korban Kristus dengan korban-korban di perjanjian lama (agama Yahudi) sebelumnya, di dalam menghapus dosa manusia? (Ayat 11-14).
2. Berapa korbankah yang diperlukan untuk menguduskan dan menyempurnakan kita? Untuk berapa lamakah penebusan Kristus berlaku? (Ayat 10, 12, 14).
3. Di dalam kitab perjanjian lama telah dinubuatkan, bahwa suatu saat Tuhan akan mengadakan perjanjian yang baru. Apakah kata Roh Kudus tentang hal tersebut? (Ayat 16-18).
M3 1. Hayatilah betapa hebat dan luar biasa sempurnanya korban Kristus di kayu salib. Percayalah bahwa korban Yesus cukup untuk menebus kita dari dosa.
M4 1. Layanilah saudara seiman kita yang belum yakin akan kepastian keselamatannya dengan renungan ini.
Bacaan setahun: I Korintus 4-5.

Jesus said..

Tuhan Yesus Berkata…

Jika kau tak pernah merasa sakit, Bagaimana kau tahu bahwa Aku Penyembuh?
Jika kau tak pernah pergi tanpa kesulitan, Bagaimana kau tahu bahwa Aku Pelepas?
Jika kau tidak pernah menghadapi pencobaan, Bagaimana kau dapat memanggil dirimu pemenang?
Jika kau tidak pernah merasa sedih, Bagaimana kau tahu bahwa Aku Penghibur?
Jika kau tidak pernah berbuat kesalahan, Bagaimana kau tahu Aku Pengampun?
Jika kau tahu segala hal, Bagaimana kau tahu bahwa Aku dapat menjawab pertanyaan-pertanya anmu.
Jika kau tidak pernah berada dalam kesulitan, Bagaimana kau tahu bahwa Aku akan datang untuk menyelamatkamu?
Jika kau tidak pernah hancur, Lalu bagaimana kau tahu bahwa Aku dapat memulihkanmu?
Jika kau tidak pernah menghadapi masalah, Bagaimana kau tahu bahwa Aku dapat menyelesaikannya?
Jika kau tidak mengalami beberapa penderitaan, Lalu bagaimana kau tahu bahwa kau dapat melaluinya?
Jika kau tidak pernah melaui api, Lalu bagaimana kau menjadi murni?
Jika Aku memberikan semua barang kepadamu, Bagaimana kau akan menghargainya?
Jika Aku tidak pernah mengoreksimu, Bagaimana kau tahu bahwa Aku mengasihimu?
Jika kau punya semua kemampuan, Bagaimana kau belajar bergantung kepada-Ku?
Jika hidupmu sempurna, Lalu untuk apa engkau memerlukan Aku?

Tuhan Yesus Kristus Memberkati!

Renungan Harian 12 – 18 October 2009




Senin 12/10/09
“Hukum terbesar di dalam Kerajaan Allah disebut hukum pertukaran.

HUKUM PERTUKARAN
Matius 13:44-4b
M1. Berdoalah agar Anda memahami hukum pertukaran dengan benar.
M2. 1. . Dengan apakah kerajaan Allah diumpamakan? (ayat 44a).
2. Untuk memperoleh harta Kerajaan Allah, harus dilakukan hukum pertukaran. Seperti apakah pertukaran itu? (ayat 44b).
3. Hal apakah yang mau Anda tukarkan dengan hidup Anda untuk kerajaan Allah?
M3. Tuliskan langkah praktis apakah yang ingin Anda lakukan saat ini.
M4. Berdoalah bersama teman komsel Anda sesuai materi pertukaran ini.

Selasa 13/10/09
Orang yang hidup dalam hukum Kerajaan Allah adalah dia yang menukar hidupnya dengan harta Kerajaan Allah.

MENJALANI HUKUM PERTUKARAN.
Galatia 2:15-21.
M1. Berdoalah agar Anda sanggup menjalani hukum pertukaran dalam Kerajaan Allah.
M2. 1. Paulus berbangga dengan latar belakangnya sebelum ia memahami hukum pertukaran. Tetapi apa kata Paulus setelah ia menukar hidupnya dengan harta Kerajaan Allah? (ayat 19).
2. Apakah yang Paulus lakukan dalam menjalani hukum pertukaran? (ayat 20).
3. Sudahkah Anda menukar hidup Anda untuk menjalani hukum ini? Jika belum, Mengapa?
M3. Komitmen apakah yang Anda ingin lakukan?
M4. Ceritakan pada teman komsel tentang keputudan Anda hari ini..

Rabu 14/10/09
Orang yang menyerahkan diri kepada hukum Kerajaan Allah, yakni hukum pertukaran akan mendapatkan harta Kerajaan Allah.

MENGEJAR HUKUM PERTUKARAN UNTUK MEMPEROLEH PANGGILAN SORGAWI
Filipi 3:1b-16
M1 1. Berdoalah agar Anda memperoleh panggilan sorgawi dari Bapa di sorga.
M2 1. Mengapa Paulus menganggap kesuksesannya yang dahulu sebagai kerugian? (ayat 7-9).
2. Hal apakah yang menjadi tujuan hidup Paulus? (ayat 10-11). Bagaimana dengan Anda?
3. untuk memperoleh tujuan tersebut, apakah yang Paulus lakukan (12 – 14). Bagaimana dengan Anda?
M3 Langkah praktis apa yang ingin Anda lakukan sebagai respon pribadi Anda?
M4 Tuliskan keputusan Anda dan ceritakan pada teman komsel untuk didoakan.

Kamis 15/10/09
Harta Kerajaan Allah tidak dapat dibandingkan dengan apapun di dunia ini.

TIADA BANDINGANNYA HARTA KERAJAAN ALLAH
Matius 13:45-46
M1. Berdoalah agar Anda memperoleh pemahaman yang benar tentang harta Kerajaan Allah.
M2. 1. Seperti apakah hal Kerajaan Allah diumpamakan? (ayat 45).
2. Jika harta Kerajaan Allah tiada bandingan, hal apa yang pedagang tersebut lakukan? (ayat 46).
3. Sudahkah Anda rela menukar hidup Anda dengan harta Kerajaan Allah ini? Mengapa?
M3. Tuliskan hal-hal praktis apakah yang ingin Anda lakukan saat ini?
M4. Ceritakan apa komitmen Anda untuk didoakan komsel Anda.

Jumat 16/10/09
Yesus mati dikayu Salib supaya visi kerajaan Allah digenapi dalam hidup kita

YESUS MENEBUS HIDUP KITA KARENA VISI KERAJAAN ALLAH
Yohanes 3:1-21
M1. Berdoalah agar Anda memahami visi Kerajaan Allah di dalam hidup Anda.
M2. 1. Mengapa Yesus harus disalibkan? (Ayat 14-15).
2. Visi Kerajaan Allah apakah yang seperti apakah yang harus ditebus oleh Yesus? (Ayat 16-18).
3. Sudahkah Anda menyadari betapa besarkasih Allah kepada Anda? Jika belum, mengapa?
M3. Tuliskan apa yang Anda dapatkan sesuai renungan hari ini.
M4. Tuliskanlah keputusan Anda dan ceritakan kepada anggota komsel untuk didoakan.

Sabtu 17/10/09
Darah yang tercurah dikayu salib membuat kita menjadi & iman – iman bagi Allah & memerintah sebagai Raja dibumi.
SALIB ADALAH BENTUK PERTUKARAN DENGAN TARUHAN NYAWA
Wahyu 1:4-6 dan 5:9-10
M1. Berdoalah agar Anda mengalami pencerahan tentang kebenaran Allah ini.
M2. 1. Dengan apakah Yesus melepaskan kita dari dosa? (Wahyu 1:5 dan 5:9).
2. Untuk apakah Yesus mempertaruhkan nyawaNya demi kita? (Wahyu 1:6 dan 5:10).
3. Hal apakah yang Anda akan lakukan sebagai respon Anda? Kapan Anda akan lakukan?
M3. Tuliskan apa respon Anda kepada Tuhan.
M4. Ceritakan kepada teman komsel Anda untuk didoakan bersama-sama.

Minggu 18/10/09
Pertumbuhan pembaruan terjadi setelah pertukaran.

BETAPA BAHAGIANYA MEMILIKI HARTA KERAJAAN ALLAH
II Korintus 6:1-10.
M1. Berdoalah agar Anda mengalami apa arti Harta Kerajaan Allah.
M2. 1. Kapankah waktu perkenanan untuk mendapatkan harta Kerajaan Allah? (ayat 1-2).
2. Kualitas karakter seperti apakah yang akan dimilki setelah seseorang mengerti & menjalani luka pertukaran. (3 - 10b)
3. Karakter seperti apakah yang ingin Anda milki lewat renungan hari ini,
M3. Sejauh manakah Anda mengerti renungan hari ini? Hal apakah yang akan Anda lakukan?
M4. Ceritakan kepada anggota komsel apa yang ingin Anda lakukan agar didoakan bersama.

take from http://freshgeneration.org/

SMARTER GOAL



Di bulan Oktober ini FGC C akan bersama membahas tentang magnifying your path. Dimana kita akan sama-sama belajar mengenai bagaimana merencanakan visi-visi kita di tahun mendatang.

Agar visi-visi itu dapat terencakan dengan baik, maka kita memerlukan SMARTER GOAL yang sekaligus dapat mengingatkan akan visi-visi kita. Dan bagaimanakah cara menulis SMARTER GOAL? Berikut adalah tips-tips untuk kita semua dalam penulisan SMARTER GOAL :

S : Specific. Tuliskan goal-goal kita se-detail mungkin. Semakin detail akan semakin baik.

M : Motivate. Teruslah motivasi diri kita sendiri, dengan segala hal yang berbau positif,

untuk mencapai visi-visi kita tersebut.

A : Action. Visi kita juga perlu yang namanya action dari diri kita, tanpa action semuanya akan sia-sia. Sebagai contoh, salah satu visi kita adalah lulus kuliah dengan predikat cum laude tapi kita tidak pernah belajar dan hanya malas-malasan. Maka, sudah sangat pasti kita tidak akan lulus kuliah apalagi mendapatkan predikat cum laude.

R : Recorded. Sangat penting untuk kita menuliskan visi-visi kita itu dan meletakkannya di dekat meja belajar kita atau di tempat yang sering kita perhatikan, agar kita selalu ingat akan visi-visi kita tersebut.

T : Time planning. Waktu sangatlah penting dalam pencapaian visi-visi kita. Kita harus tahu, kapan waktu yang tepat untuk visi-visi kita tercapai. It should not be too long or too short.

E : Encourage. Kita tidak hanya harus mendukung diri kita sendiri tapi biarlah kita mendukung orang-orang di sekitar kita juga. Saling mendukung satu sama lain bisa membuat kita semakin semangat untuk mencapai visi-visi kita.

R : Relevant. Dan hendaklah visi-visi kita ini juga relevant sebagaimana tujuan hidup kita dari Tuhan, oleh Tuhan, dan untuk Tuhan. Marilah kita bersama-sama merencanakan visi-visi kita di tahun mendatang melalui smarter goal. Karena smarter goal ini bisa mengingatkan dan menyemangati kita akan visi-visi kita yang ingin kita capai. Jangan lupa juga untuk mengikutsertakan Tuhan dalam setiap visi atau rencana kita, karena tanpa DIA kita tidak bisa berbuat apa-apa. God bless you all. (abl)

Take from http://freshgeneration.org

Dorongan Untuk Berdoa

Seseorang Misionaris sedang menjalani cutinya dan mengunjungi gereja yang mengutusnya di Michigan. Ia menceritakan kisah nyata ini di dalam kotbahnya sebagai berikut:

Pada waktu saya melayani sebuah rumah sakit kecil lapangan di Afrika, setiap 2 minggu sekali saya melakukan perjalanan dengan naik sepeda melalui hutan yang lebat ke sebuah kota untuk membeli bahan persediaan.

Perjalanan itu membutuhkan waktu dua hari dan untuk itu saya setiap kali harus menginap di perjalanan di tengah hutan yang lebat itu. Pada suatu hari saya pergi ke kota untuk mengambil uang dari bank, membeli obat-obatan, dan keperluan lain untuk rumah sakit. Selanjutnya sayapun bergegas pulang.

Setibanya saya di kota, saya secara kebetulan melihat 2 orang laki-laki berkelahi, di mana salah satu dari orang itu ternyata terluka cukup parah. Lalu saya menangani luka-lukanya sambil menceritakan tentang Yesus Kristus.

Kemudian saya berangkat pulang, menginap semalam di hutan dan tiba di rumah tanpa kecelakaan apapun. Dua minggu kemudian, saya mengulangi perjalanan ke kota. Setibanya dikota itu, saya mengunjungi pemuda yang pernah saya rawat itu. Ia bercerita bahwa pada dua minggu yang lalu, ia sebenarnya telah mengetahui bahwa saya membawa uang dan obat-obatan. Ia melanjutkan, "saya dan kawan-kawan saya lalu mengikuti pastor ke dalam hutan, karena mengetahui bahwa anda akan menginap semalam di tengah hutan. Kami berencana untuk membunuh anda dan mengambil uang dan obat-obatannya. Namun ketika kami sudah berancang-ancang untuk menyerbu tenda pastor, kami melihat anda dikelilingi oleh 26 orang pengawal yang bersenjata". Pada saat itu saya tertawa dan berkata,"mana mungkin?" Pada waktu itu saya cuma seorang diri di dalam tenda di hutan. Namun pemuda itu tetap yakin dan berkata," Tidak pastor, saya bukan satu-satunya orang yang melihat pengawal-pengawal itu. Kawan-kawan saya pun melihatnya, bahkan kami semua menghitungnya. Karena adanya pengawal-pengawal itulah kami menjadi ketakutan dan meninggalkan anda."

Pas pada bagian dari kotbah itu, seorang umat berdiri dengan tiba-tiba dan memotong kotbah pastor itu. Ia menanyakan apakah pastor dapat mengatakan kepadanya, kapan persisnya peristiwa itu terjadi. Pastor lalu menyebutkan tanggal dan hari kejadiannya. Lalu umat yang memotong kotbahnya itu menceritakan kisahnya: Pada malam sewaktu peristiwa itu terjadi di Afrika, di sini waktunya pagi hari. Dan ketika itu saya hendak bermain golf, tetapi tiba-tiba saya merasakan suatu keinginan yang mendesak untuk berdoa bagi anda. Demikian hebatnya desakan itu, saya akhirnya memanggil anggota umat di gereja untuk bertemu dan bersama-sama menaikkan doa untuk anda. Si pendoa itu lalu mengajak mereka-mereka yang telah berdoa bersama-sama dengannya pada hari itu untuk bangkit berdiri bersama-sama. Pastor lalu menghitung jumlah mereka yang berdiri. Dan secara luar biasa, mereka jumlahnya 26 orang!

Memang kisah ini sungguh luar biasa. Ini merupakan contoh yang menakjubkan, bagaimana Roh Tuhan dapat bekerja secara ajaib dan mengherankan. Seandainya kita pernah merasakan suatu dorongan yang kuat untuk berdoa bagi seseorang, lakukanlah! Tidak ada sesuatu yang dirugikan
oleh doa!

Take from http://gbiontherock.com

A Piano story

Wishing to encourage her young son's progress on the piano, a


mother took her boy to a Paderewski concert. After they were


seated, the mother spotted an old friend in the audience and walked


down the aisle to greet her. Seizing the opportunity to explore the


wonders of the concert hall, the little boy rose and eventually


explored his way through a door marked "NO ADMITTANCE". When the


house lights dimmed and the concert was about to begin, the mother


returned to her seat and discovered that the child was missing.




Suddenly, the curtains parted and spotlights focused on the


impressive Steinway on stage. In horror, the mother saw her little


boy sitting at the keyboard, innocently picking out "Twinkle,


Twinkle Little Star." At that moment, the great piano master made


his entrance, quickly moved to the piano, and whispered in the


boy's ear, "Don't quit. Keep playing." Then leaning over,


Paderewski reached down with his left hand and began filling in a


bass part. Soon his right arm reached around to the other side of


the child, and he added a running obligatio. Together, the old


master and the young novice transformed what could have been a


frightening situation into a wonderfully creative experience. The


audience was so mesmerized that they couldn't recall what else the


great master played. Only the classic "Twinkle, Twinkle Little


Star."




Perhaps that's the way it is with God. What we can accomplish


on our own is hardly noteworthy. We try our best, but the results


aren't always graceful flowing music. However, with the hand of the


Master, our life's work can truly be beautiful. Next time you set


out to accomplish great feats, listen carefully. You may hear the


voice of the Master, whispering in your ear, "Don't quit. Keep


playing." May you feel His arms around you and know that His hands


are there helping you turn your feeble attempts into true


masterpieces. Remember, God doesn't seem to call the equipped;


rather, He equips the 'called'. Life is more accurately measured by


the lives you touch than by the things you acquire.

Amen

Take from http://gbiontherock.com

Kisah Li-Li

Dulu sekali di negeri Cina, hiduplah seorang gadis bernama Li-Li yang menikah dan tinggal di wisma mertua indah. Dalam tempo singkat, Li-Li tahu bahwa ia tidak cocok sama sekali dengan ibu mertuanya. Karakter mereka jauh berbeda, dan Li-Li sangat berang terhadap banyak kebiasaan ibu mertuanya. Juga, mertuanya itu terus menerus mengritiknya. Hari berganti hari, begitu pula bulan berganti bulan. Li-Li dan ibu mertuanya tidak pernah berhenti berdebat dan bertengkar. Yang memperburuk suasana ialah adat kuno Cina di
mana Li-Li dituntut harus selalu menundukkan kepala untuk menghormati mertuanya dan mentaati semua kemauannya. Semua kemarahan dan ketidakbahagiaan di dalam rumah itu menyebabkan kesedihan yang mendalam pada hati suami Li-Li, seorang yang berjiwa sangat sederhana. Akhirnya, Li-Li tidak bisa tahan lagi terhadap sifat buruk dan kesewenang-wenangan ibu mertuanya, dan ia benar-benar telah bertekad untuk melakukan sesuatu. Li-Li pergi menjumpai seorang teman ayahnya ya itu tuan Wang yang mempunyai Toko Obat Cina. Ia menceritakan situasinya dan minta diberikan ramuan racun untuk dapat menuntaskan masalahnya dalam sekali pukul.

Sinshe Wang berpikir keras sejenak dan akhirnya berkata:
"Li-Li saya mau membantu kamu menyelesaikan masalahmu, tetapi kamu harus mendengarkan saya dan mentaati apa yang saya sarankan." Li-Li berkata, "OK pak Wang, saya akan mengikuti apa saja yang bapak katakan yang harus saya
perbuat." Sinshe Wang masuk ke ruang belakang, dan kembali beberapa menit
kemudian dengan sebungkus ramuan obat. Ia berkata kepada Li-Li, "Kamu tidak bisa memakai racun keras yang mematikan seketika untuk meyingkirkan ibu mertuamu, karena hal itu akan membuat semua orang menjadi curiga. Oleh karena itu, saya memberi kamu ramuan beberapa jenis tanaman obat yang
secara perlahan-lahan akan menjadi racun didalam tubuhnya. Setiap hari sediakan makanan yang enak-enak dan masukkan sedikit ramuan obat ini ke dalamnya. Maka, supaya tidak ada yang curiga saat ia mati nanti, kamu harus hati-hati sekali dan bersikap sangat bersahabat dengannya. Jangan berdebat dengannya, taati semua kehendaknya, dan perlakukan dia seperti seorang ratu."

Li-Li sangat bahagia. Ia berterima kasih kepada tuan Huang dan buru-buru pulang ke rumah untuk memulai rencananya untuk membunuh ibu mertuanya. Minggu demi minggu, bulan demi bulan telah lewat, dan setiap hari Li-Li melayani mertuanya dengan makanan yang sudah "dibumbuinya". Ia mengingat semua petunjuk tuan Wang tentang hal mencegah kecurigaan, maka
mengendalikan amarahnya, mentaati ibu mertuanya dan memperlakukannya seperti ibunya sendiri. Setelah enam bulan lewat, suasana di dalam keluarga itu berubah secara drastis.

Li-Li sudah mampu mempraktekkan pengendalian amarahnya sedemikian rupa sehingga ia menemukan dirinya tidak pernah lagi marah atau kesal. Ia tidak pernah berdebat dengan ibu mertuanya selama enam bulan terakhir karena ia menemukan bahwa ibu mertuanya kini tampaknya lebih ramah dan lebih mudah untuk diajak hidup bersama.

Sikap ibu mertua terhadap Li-Li telah berubah, dan ia mulai mencintai Li-Li seperti puterinya sendiri. Ia terus menceritakan kepada kawan-kawan dan sanak familinya bahwa Li-Li adalah menantu yang paling baik yang mungkin ia peroleh. Li-Li dan mertuanya saling memperlakukan satu sama lain seperti layaknya seorang ibu dan anak yang sesungguhnya. Suami Li-Li sangat bahagia menyaksikan semua yang terjadi ini. Suatu hari, Li-Li pergi menjumpai sinshe Wang dan meminta bantuannya sekali lagi. Ia berkata, "Pak Wang yang baik, tolong saya untuk mencegah supaya racun yang saya berikan kepada ibu mertua saya jangan sampai membunuhnya! Ia telah berubah menjadi seorang wanita yang begitu baik, sehingga saya mencintainya seperti kepada ibu saya sendiri. Saya tidak mau ia sampai mati karena racun yang pernah saya berikan kepadanya." Tuan Wang tersenyum dan mengangguk-anggukkan kepalanya. "Li-Li tidak ada yang perlu kamu khawatirkan. Saya tidak pernah memberi kamu racun. Ramuan yang saya berikan kepadamu itu hanyalah ramuan penguat badan untuk memperbaiki kondisi kesehatan beliau. Satu-satunya racun yang ada ialah yang terdapat didalam pikiranmu sendiri dan di dalam sikapmu terhadapnya, tetapi semuanya itu telah disapu bersih dengan cinta yang kamu berikan kepadanya."

* * * * * *
Sadarkah anda bahwa sebagaimana anda memperlakukan orang lain maka demikianlah persis bagaimana mereka akan memperlakukan anda? Ada pepatah Cina kuno yang berkata: "Orang yang mencintai orang lain akan dicintai juga sebagai balasannya." Tuhan mungkin mencoba bekerja di dalam kehidupan orang lain melalui anda.

Take from http://gbiontherock.com

The 7-Ups




The 7-Ups

1. Wake Up - Decide to have a good day.
"Today is the day the Lord hath made; let us
rejoice & be glad in it" Psalms 118:24

2. Dress Up - The best way to dress up is to put on a
smile. A smile is an inexpensive way to improve your
looks.
"The Lord does not look at the things man
looks at. Man looks at outward appearance but the
Lord looks at the heart" I Sam 16:7

3. Shut Up - Say nice things & learn to listen. God
gave us 2 ears and 1 mouth so He must have meant
for us to do twice as much listening as talking.
"He who guards his lips guards his soul"
Proverbs 13:3
"Gossip betrays confidence avoid men who talk
too much" Proverbs 20:19
"Listen to advice, accept instruction and in the
end, you will be wise" Proverbs 19:20

4. Stand Up - For what you believe in. Stand for
something or you will fall for anything.
"Let us not be weary in doing good; for at the
proper time, we will reap a harvest if we do not give
up. Therefore, as we have opportunity, let us do
good..." Galatians 6:9-10

5. Look Up - To the Lord.
"I can do everything through Him who gives me
strength" Philippians 4:13

6. Reach Up - For something higher.
"...press toward the mark for the prize of the
high calling of God in Christ Jesus." Philippians 3:14

7. Lift Up - Your Prayers.
"Do not worry about anything; instead PRAY
ABOUT EVERYTHING" Philippians 4:6

Take from http://gbiontherock.com

A Strong Woman vs Woman of Strength

A strong woman works out every day to keep her body in shape...
but a woman of strength kneels in prayer to keep her soul in shape...

A strong woman isn't afraid of anything...
but a woman of strength shows courage in the midst of her fear...

A strong woman won't let anyone get the best of her...
but a woman of strength gives the best of her to everyone...

A strong woman makes mistakes and avoids the same in the future...
a woman of strength realizes life's mistakes can also be God's blessings and capitalizes on them...

A strong woman walks sure footedly...
but a woman of strength knows God will catch her when she falls...

A strong woman wears the look of confidence on her face...
but a woman of strength wears grace...

A strong woman has faith that she is strong enough for the journey...
but a woman of strength has faith that it is in the journey that she will become strong...

Take from http://gbiontherock.com

Control of Your Heart

A wise and understanding heart does not repay a hurt with a hurt. In doing so, the heart is diminished. Fissures form. Love leaks out. Every pain given in return for one received, changes the contents of the heart. It is no longer defined by love, wisdom and understanding. It is redefined by the bearers of hurt and hate, pain and prejudice, meanness and madness, sorrow and sadness. You give away control of your very own heart.

The despair of being hurt is healed by overcoming it, not clinging to the hurt and inflicting more of it on the world. When darkness is added to darkness, no one can see, no one can love. Everyone loses.

Love is not always warm and fuzzy. Sometimes it's the integrity we hold on to when we're tempted to strike back. Sometimes it's the honor that keeps us from exchanging the valuable contents of our heart for the harsh satisfaction of lashing back.

No, the way of love is not always easy, but when night falls, dawn is assured.

The integrity and honor of a wise and understanding heart, rises with the sun of a new day.

"Because you have asked for understanding to discern judgment. I have given you a wise and understanding heart." 1 Kings 3:11-12

Living in love and loving life,

Take from http://gbiontherock.com

God Made Part of Me

"Can you tell me who made you?" the pastor asked the small boy.

The Youngster thought a moment. Then he looked up at the pastor and said, "God made part of me."

"What do you mean, part of you?" asked the pastor.

"Well," answered the boy, "God made me little. I grew the rest myself."

Growing the rest is a lifetime job for everyone.

Take from http://gbiontherock.com

Poem

Sometimes I ask the question, "My Lord, is this your will?" It's then I hear you answer me, "My Precious Child...be still."

Sometimes I feel frustrated, cause I think I know what's best. It's then I hear you say to me, "My Busy Child...just rest!"

Sometimes I feel so lonely and I think I'd like a mate. Your still small voice gets oh so clear and says, "My Child...please wait!"

"I know the plans I have for you, the wondrous things you'll see; If you can just be patient, Child, and put your trust in me. I've plans to draw you closer. I've plans to help you grow. There's much I do you cannot see and much you do not know.

But know this, Child...I LOVE YOU. You are Precious unto Me.

Before I formed you in the womb, I planned your destiny. I've something very special I hope for you to learn. The gifts I wish to give to you are gifts you cannot earn.

They come without a price tag, but not without a cost; at Calvary, I gave My Son, so You would not be lost. Rest Child, and do not grow weary of doing what is good.

I promise I'll come back for you just like I said I would. Your name is written on my palm, I never could forget; Therefore, do not be discouraged when my answer is... "Not Yet!"

Take from http://gbiontherock.com

Our pray

Dear God,

I'm writing to say I'm sorry
For being angry yesterday
When you seemed to ignore my prayer
And things didn't go my way

First, my car broke down
I was very late for work
But I missed that awful accident
Was that your handiwork?

I found a house I loved
But others got there first
I was angry, then relieved
When I heard the pipes had burst!

Yesterday, I found the perfect dress
But the color was too pale
Today, I found the dress in red
Would you believe, it was on sale!

I know you're watching over me
And I'm feeling truly blest
For no matter what I pray for
You always know what's best!

I have this circle of E-mail friends,
Who mean the world to me;
Some days I "send" and "send,"
At other times, I let them be.

I am so blessed to have these friends,
With whom I've grown so close;
So this little poem I dedicate to them,
Because to me they are the "Most"!

When I see each name download,
And view the message they've sent;
I know they've thought of me that day,
And "well wishes" were their intent.

So to you, my friends, I would like to say,
Thank you for being a part;
Of all my daily contacts,
This comes right from my heart.

God bless you all is my prayer today,
I'm honored to call you "friend";
I pray the Lord will keep you safe,
Until we write again.


Happiness comes through doors you didn't know you left open

"Life is measured by the moments that take our breath away."

Take from http://gbiontherock.com

Berapa besar harga DOA ??

Louise Redden, seorang ibu kumuh dengan baju kumal, masuk ke dalam sebuah supermarket. Dengan sangat terbata-bata dan dengan bahasa yang sopan ia memohon agar diperbolehkan mengutang. Ia memberitahukan bahwa suaminya sedang sakit dan sudah seminggu tidakbekerja. Ia memiliki tujuh anak yang sangat membutuhkan makan. John Longhouse, sipemilik
supermarket,mengusir dia keluar. Sambil terus menggambarkan
situasi keluarganya,si ibu terus menceritakan tentang
keluarganya.

" Tolonglah, Pak, Saya janji akan segera membayar setelah
aku punya uang." John Longhouse tetap tidak mengabulkan permohonan tersebut.

" Anda tidak mempunyai kartu kredit, anda tidak mempunyai
garansi," alasannya.

Di dekat counter pembayaran, ada seorang pelanggan lain,yang dari awal mendengarkan percakapan tadi. D! ia mendekati keduanya dan berkata: "Saya akan bayar semua yang diperlukan Ibu ini." Karena malu, si pemilik toko akhirnya mengatakan, "Tidak perlu,Pak. Saya sendiri akan memberikannya dengan gratis. Baiklah,apakah ibu membawa daftar belanja?"

" Ya, Pak. Ini," katanya sambil menunjukkan sesobek kertas
kumal." Letakkanlah daftar belanja anda di dalam timbangan, dan saya akan memberikan gratis belanjaan anda sesuai dengan berat timbangan tersebut."

Dengan sangat ragu-ragu dan setengah putus asa, Louise menundukkan kepala sebentar, menuliskan sesuatu pada kertas kumal tersebut, lalu dengan kepala tetap tertunduk, meletakkannya ke dalam timbangan. Mata Si pemilik toko terbelalak melihat jarum timbangan bergerak cepat ke bawah. Ia menatap Pelanggan yang tadi menawarkan si ibu tadi sambil berucap kecil, "Aku tidak percaya pada yang aku lihat." Si pelanggan baik hati itu hanya tersenyum.

Lalu, si ibu kumal tadi men! gambil barang-barang yang diperlukan, dan disaksikan oleh pelanggan baik hati tadi, si Pemilik toko menaruh belanjaan tersebut pada sisi timbangan yang lain. Jarum timbangan tidak kunjung berimbang, sehingga si ibu terus mengambil barang-barang keperluannya dan sipemilik toko terus menumpuknya pada timbangan, hingga tidak muat lagi. Si Pemilik toko merasa sangat jengkel dan tidak dapat berbuat apa-apa.Karena tidak tahan, Si pemilik toko diam-diam mengambil sobekan kertas daftar belanja si ibu kumal tadi. Dan ia-pun terbelalak.

Di atas kertas kumal itu tertulis sebuah doa pendek:
" Tuhan, Engkau tahu apa yang hamba perlukan. Hamba
menyerahkan segalanya ke dalam tanganMu." Si Pemilik Toko terdiam. Si Ibu, Louise, berterimakasih kepadanya, dan
meninggalkan toko dengan belanjaan gratisnya. Si pelanggan
baik hati bahkan memberikan selembar uang 50 dollar kepadanya. Si Pemilik Toko kemudian mencek dan menemukan bahwa timbangan yang dipakai tersebut ternyata rusak. Ternyata memang hanya Tuhan yang tahu bobot sebuah doa.

Take from http://gbiontherock.com

Miracle

A man from Norfolk, VA called a local radio station to share this on Sept. 11th, 2003. His Name was Robert Matthews. These are his words:

A few weeks before Sept 11th, 2001, my wife and I found out we were going to have our first child. She planned a trip out to California to visit her sister. On our way to the airport, we prayed that God would grant my wife a safetrip and be with her. Shortly after I said 'amen' we both heard a loud pop and the car shook violently, we had blown out a tire. I replaced the tire as quickly as I could, but we still missed her flight. Both very upset, we drove home.

I received a call from my father who was retired FDNY. He asked what my wife's flight number was, but I explained that we missed the flight. My father informed me that her flight was the one that crashed into the southern tower. I was too shocked to speak.

My father also had more news for me; he was going to help. 'This is not something I can just sit by for, I have to do something.' I was concerned for his safety, of course, but more because he had never given his life to Christ.

After a brief debate, I knew his mind was made up. Before he got off of the phone, he said, 'take good care of my grandchild.' Those were the last words I ever heard my father say; he died while helping in the rescue effort.

My joy that my prayer of safety for my wife had been answered quickly became anger, anger at God, at my father, and at myself. I had gone for nearly 2 years blaming God for taking my father away. My son would never know his grandfather, my father had never accepted Christ, and I never got to say good-bye.

Then something happened. About 2 months ago, I was sitting at home with my wife and my son, when there was a knock on the door. I looked at my wife, but I could tell she wasn't expecting anyone.

I opened the door to a couple with a small child. The man looked at me and asked if my father's name was Jake Matthews. I told him it was. He quickly grabbed my hand and said, 'I never got the chance to meet your father, but it is an honor to meet his son.'

He explained to me that his wife had worked in the World Trade Center and had been caught inside after the attack. She was pregnant and had been caught under debris. He then explained that my father had been the one to find his wife and free her.

My eyes welled up with tears as I thought of my father giving his life for people like this. He then said, 'there is something else you need to know.' His wife then told me that as my father worked to free her, she talked to him and led him to Christ.

I began sobbing at the news. Now I know that when I get to heaven, my father will be standing beside Jesus to welcome me, and that this family would be able to thank him themselves."

When their baby boy was born, they named him Jacob Matthew in honor of the man who gave his life so mother and baby could live.

This story should help us to realize two things:
First, that though it has been two years since the attacks, we should never let it become a mere tragic memory.
And second, but most important, God is always in control. We may not see the reason behind things, and we may never know this side of heaven, but God is ALWAYS in control.

Take from http://gbiontherock.com

God is love

Sadarkah kita bahwa :
Kita dilahirkan dengan dua mata di depan, karena seharusnya kita melihat yang ada di depan?

Kita lahir dengan dua telinga, satu kiri dan satu di kanan sehingga kita dapat mendengar dari dua sisi dan dua arah.
Menangkap pujian maupun kritikan, Dan mendengar mana yang salah dan mana yang benar.

Kita dilahirkan dengan otak tersembunyi di kepala, sehingga
bagaimanapun miskinnya kita, kita tetap kaya. Karena tak
seorang pun dapat mencuri isi otak kita. Yang lebih berharga dari segala permata yang ada.

Kita dilahirkan dengan dua mata, dua telinga, namun cukup
Dengan satu mulut.
Karena mulut tadi adalah senjata yang tajam , Yang dapat melukai, memfitnah, bahkan membunuh. Lebih baik sedikit bicara, tapi banyak mendengar dan melihat.

Kita dilahirkan dengan satu hati, yang mengingatkan kita. Untuk menghargai dan memberikan cinta kasih dari dalam lubuk hati. Belajar untuk mencintai dan menikmati untuk dicintai, tetapi Jangan pernah mengharapkan orang lain mencintai anda dengan cara dan sebanyak yang sudah anda berikan.

Berikanlah cinta tanpa mengharapkan balasan, maka anda akan
menemukan bahwa hidup ini terasa menjadi lebih indah.

Take from http://gbiontherock.com

Insight

One day a father of a very wealthy family took his son on a trip to
the country with the firm purpose of showing his son how poor people live.
They spent a couple of days and nights on the farm of what would be considered a very poor family.
On their return from their trip, the father asked his son, "How was the trip?"

"It was great, Dad."

"Did you see how poor people live," the father asked?

"Oh yeah," said the son.

"So, tell me, what did you learn from the trip," asked the father?

The son answered:
"I saw that we have one dog and they had four.
- We have a pool that reaches to the middle of our garden and they have a creek that has no end.
- We have imported lanterns in our garden and they have the stars at night.
- Our patio reaches to the front yard and they have the whole horizon.
- We have a small piece of land to live on and they have fields that go beyond our sight.
- We have servants who serve us, but they serve others.
- We buy our food, but they grow theirs.
- We have walls around our property to protect us, they have friends to protect them."

The boy's father was speechless.

Then his son added, "Thanks, Dad, for showing me how poor we are."

Isn't perspective a wonderful thing?
Makes you wonder what would happen if we all gave thanks for
everything we have, instead of worrying about what we don't have.

Appreciate every single thing you have, especially your friends!

"Life is too short and friends are too few."

Take from http://gbiontherock.com

What lies on the other side ??

A sick man turned to his doctor, as he was preparing to
leave the examination room and said, "Doctor, I am afraid
to die. Tell me what lies on the other side."

Very quietly, the doctor said, "I don't know."

"You don't know? You, a Christian man, do not know what
is on the other side?"

The doctor was holding the handle of the door; on the other
side of which came a sound of scratching and whining, and as
he opened the door, a dog sprang into the room and leaped
on him with an eager show of gladness.

Turning to the patient, the doctor said, "Did you notice my
dog? He's never been in this room before. He didn't! know
what was inside. He knew nothing except that his master was
here, and when the door opened, he sprang in without fear. I
know little of what is on the other side of death, but I do
know one thing...I know my Master is there and that is
enough."

Take from http://gbiontherock.com

Pilih Bus yang mana ???

Cinta itu sama seperti orang yang menunggu bis. Sebuah bis datang, dan kamu bilang, "Wah.. terlalu penuh, sumpek, bakalan
nggak bisa duduk nyaman neh! Aku tunggu bis berikutnya aja deh."

Kemudian, bis berikutnya datang. Kamu melihatnya dan berkata, "Aduh bisnya kurang asik nih, nggak bagus lagi.. nggak mau
ah.."

Bis selanjutnya datang, cool dan kamu berminat, tapi seakan-akan dia tidak melihatmu dan lewat begitu saja.

Bis keempat berhenti di depan kamu. Bis itu kosong, cukup bagus, tapi kamu bilang, "Nggak ada AC nih, bisa kepanasan aku".
Maka kamu membiarkan bis keempat itu pergi.

Waktu terus berlalu, kamu mulai sadar bahwa kamu bisa terlambat pergi ke kantor.

Ketika bis kelima datang, kamu sudah tak sabar, kamu langsung melompat masuk ke dalamnya. Setelah beberapa lama, kamu akhirnya sadar kalau kamu salah menaiki bis. Bis tersebut jurusannya bukan yang kamu tuju! Dan kau baru sadar telah menyiakan waktumu sekian lama.



Moral dari cerita ini: sering kali seseorang menunggu orang yang benar-benar 'ideal' untuk menjadi pasangan hidupnya.
Padahal tidak ada orang yang 100% memenuhi keidealan kita. Dan kamu pun sekali-kali tidak akan pernah bisa menjadi 100% sesuai keinginan dia.

Tidak ada salahnya memiliki 'persyaratan' untuk 'calon', tapi tidak ada salahnya juga memberi kesempatan kepada yang berhenti di depan kita.

Tentunya dengan jurusan yang sama seperti yang kita tuju. Apabila ternyata memang tidak cocok, apa boleh buat.. tapi kamu
masih bisa berteriak 'Kiri' ! dan keluar dengan sopan.

Maka memberi kesempatan pada yang berhenti di depanmu, semuanya bergantung pada keputusanmu. Daripada kita harus jalan
kaki sendiri menuju kantormu, dalam arti menjalani hidup ini tanpa kehadiran orang yang dikasihi.

Cerita ini juga berarti, kalau kebetulan kamu menemukan bis yang kosong, kamu sukai dan bisa kamu percayai, dan tentunya
sejurusan dengan tujuanmu, kamu dapat berusaha sebisamu untuk menghentikan bis tersebut di depanmu, agar dia dapat memberi kesempatan kepadamu untuk masuk ke dalamnya. Karena menemukan yang seperti itu adalah suatu berkah yang sangat berharga dan sangat berarti. Bagimu sendiri, dan bagi dia. Lalu bis seperti apa yang kamu tunggu? :-)

Powerful Pray

Father, I ask You to bless my friends, relatives and E-Mail buddies reading this right now. Show them a new revelation of Your love and power. Holy Spirit, I ask You to minister to their spirit at this very moment. Where there is pain, give them Your peace and mercy. Where there is self-doubt, release renewed confidence through Your grace. Bless their homes, families, finances, their goings and their comings. In Jesus' precious name.

Amen.

Take from http://gbiontherock.com

Cinta Sejati Seorang Ibu

"Bisa saya melihat bayi saya?" pinta seorang ibu yang baru melahirkan penuh kebahagiaan.

Ketika gendongan itu berpindah ke tangannya dan ia membuka selimut yang membungkus wajah bayi lelaki yang mungil itu, ibu itu menahan nafasnya. Dokter yang menungguinya segera berbalik memandang ke arah luar jendela rumah sakit. Bayi itu dilahirkan tanpa kedua belah telinga! Waktu membuktikan bahwa pendengaran bayi yang kini telah tumbuh menjadi seorang anak itu bekerja dengan sempurna. Hanya penampilannya saja yang tampak aneh dan buruk.

Suatu hari anak lelaki itu bergegas pulang ke rumah dan membenamkan wajahnya di pelukan sang ibu yang menangis. Ia tahu hidup anak lelakinya penuh dengan kekecewaan dan tragedi. Anak lelaki itu terisak-isak berkata, "Seorang anak laki-laki besar mengejekku. Katanya, aku ini makhluk aneh." Anak lelaki itu tumbuh dewasa. Ia cukup tampan dengan cacatnya. Ia pun disukai teman-teman sekolahnya. Ia juga mengembangkan bakatnya di bidang musik dan menulis. Ia ingin sekali menjadi ketua kelas. Ibunya mengingatkan, "Bukankah nantinya kau akan bergaul dengan remaja-remaja lain?" Namun dalam hati ibu merasa kasihan dengannya.

Suatu hari ayah anak lelaki itu bertemu dengan seorang dokter yang bisa mencangkokkan telinga untuknya. "Saya percaya saya bisa memindahkan sepasang telinga untuknya. Tetapi harus ada seseorang yang bersedia mendonorkan telinganya," kata dokter. Kemudian, orangtua anak lelaki itu mulai mencari siapa yang mau mengorbankan telinga dan mendonorkannya pada mereka. Beberapa bulan sudah berlalu. Dan tibalah saatnya mereka memanggil anak lelakinya, "Nak, seseorang yang tak ingin dikenal telah bersedia mendonorkan telinganya padamu. Kami harus segera mengirimmu ke rumah sakit untuk dilakukan operasi. Namun, semua ini sangatlah rahasia." kata sang ayah.

Operasi berjalan dengan sukses. Seorang lelaki baru pun lahirlah. Bakat musiknya yang hebat itu berubah menjadi kejeniusan. Ia pun menerima banyak penghargaan dari sekolahnya. Beberapa waktu kemudian ia pun menikah dan bekerja sebagai seorang diplomat. Ia menemui ayahnya, "Yah, aku harus mengetahui siapa yang telah bersedia mengorbankan ini semua padaku. Ia telah berbuat sesuatu yang besar namun aku sama sekali belum membalas kebaikannya." Ayahnya menjawab, "Ayah yakin kau takkan bisa membalas kebaikan hati orang yang telah memberikan telinga itu." Setelah terdiam sesaat ayahnya melanjutkan, "Sesuai dengan perjanjian, belum saatnya bagimu untuk mengetahui semua rahasia ini."

Tahun berganti tahun. Kedua orangtua lelaki itu tetap menyimpan rahasia. Hingga suatu hari tibalah saat yang menyedihkan bagi keluarga itu. Di hari itu ayah dan anak lelaki itu berdiri di tepi peti jenazah ibunya yang baru saja meninggal. Dengan perlahan dan lembut, sang ayah membelai rambut jenazah ibu yang terbujur kaku itu, lalu menyibaknya sehingga tampaklah bahwa sang ibu tidak memiliki telinga. "Ibumu pernah berkata bahwa ia senang sekali bisa memanjangkan rambutnya," bisik sang ayah. "Dan tak seorang pun menyadari bahwa ia telah kehilangan sedikit kecantikannya bukan?" Kecantikan yang sejati tidak terletak pada penampilan tubuh namun di dalam hati. Harta karun yang hakiki tidak terletak pada apa yang bisa terlihat, namun pada apa yang tidak dapat terlihat. Cinta yang sejati tidak terletak pada apa yang telah dikerjakan dan diketahui, namun pada apa yang telah dikerjakan namun tidak diketahui.

Take from http://gbiontherock.com

The Center of the Bible

Q: What is the shortest chapter in the Bible?
A: Psalms 117

Q: What is the longest chapter in the Bible?
A: Psalms 119

Q: Which chapter is in the center of the Bible?
A: Psalms 118

Fact: There are 594 chapters before Psalms 118
Fact: There are 594 chapters after Psalms 118
Add these numbers up and you get 1188.

Q: What is the center verse in the Bible?
A: Psalms 118:8

Take from http://gbiontherock.com

Resep Kecantikan & Kesehatan

Untuk mendapatkan bibir yang menawan, ucapkanlah selalu kata-kata kebaikan. Untuk mendapatkan mata yang indah, lihatlah kebaikan pada diri setiap orang.

Untuk mendapatkan bentuk badan yg langsing, berbagilah makanan dgn mereka yg kelaparan. Untuk mendapatkan tubuh yg indah, berjalanlah dengan ilmu pengetahuan.

Kecantikan sejati terpancar dari jiwa. Kecantikan seseorang tidak tergantung pada kehalusan wajahnya, tidak terletak pada pakaian yang dikenakan, bukan pada bentuk tubuhnya. Tetapi...pada matanya; cara dia memandang dunia, karena di matanyalah terletak gerbang menuju ke setiap hati manusia, di mana cinta-kasih dapat berkembang, bertumbuh & berbuah manis.

Take from http://gbiontherock.com

Pria Memang Susah

Pria memang susah untuk dibuat bahagia:

Masalah-masalah yang timbul pada Pria

Jika kamu memperlakukannya dengan baik, dia pikir kamu jatuh cinta kepadanya. Jika tidak, kamu akan dibilang sombong.

Jika kamu berpakaian bagus, dia pikir kamu sedang mencoba untuk menggodanya, tidak dia bilang kamu kampungan.

Jika kamu berdebat dengannya, dia bilang kamu keras kepala, jika kamu tetap diam, dia bilang kamu nggak punya otak.

Jika kamu lebih pintar dari pada dia, dia akan kehilangan muka, jika dia yang lebih pintar, dia hebat.

Jika kamu tidak cinta padanya, dia akan mencoba mendapatkanmu, jika kamu mencintainya, dia akan mencoba untuk meninggalkanmu.

Jika kamu beritahu dia masalah mu, dia bilang kamu menyusahkan. Jika tidak, dia bilang kamu tidak mempercayai mereka.

Jika kamu cerewet pada dia, kamu seperti seorang pengasuh baginya, tapi jika dia yang cerewet pada kamu, itu karena dia perhatian.

Jika kamu langgar janji kamu, kamu tidak bisa dipercaya, jika dia yang ingkari janjinya, dia melakukannya karena terpaksa.

Jika kamu merokok, kamu adalah cewek liar, kalau dia yang merokok, dia adalah seorang gentleman.

Jika kamu berhasil dalam ujian mu, itu karena kamu lagi beruntung. Jika dia yang berhasil, itu karena dia sangat cerdas.

Jika kamu menyakitinya, kamu sangat kejam, tapi kalau dia yang menyakitimu, itu karena kamu terlalu sensitif dan terlalu sulit untuk dibuat bahagia!!!!!

Take from http://gbiontherock.com

If I Knew...

If I knew it would be the last time
That I'd see you fall asleep,
I would tuck you in more tightly
and pray the Lord, your soul to keep.

If I knew it would be the last time
that I see you walk out the door,
I would give you a hug and kiss
and call you back for one more.

If I knew it would be the last time
I'd hear your voice lifted up in praise,
I would video tape each action and word,
so I could play them back day after day.

If I knew it would be the last time,
I could spare an extra minute
to stop and say "I love you,"
instead of assuming you would KNOW I do.

If I knew it would be the last time
I would be there to share your day,
Well I'm sure you'll have so many more,
so I can let just this one slip away.

For surely there's always tomorrow
to make up for an oversight,
and we always get a second chance
to make everything just right.

There will always be another day
to say "I love you,"
And certainly there's another chance
to say our "Anything I can do?"

But just in case I might be wrong,
and today is all I get,
I'd like to say how much I love you
and I hope we never forget.

Tomorrow is not promised to anyone,
young or old alike,
And today may be the last chance
you get to hold your loved one tight.

So if you're waiting for tomorrow,
why not do it today?
For if tomorrow never comes,
you'll surely regret the day,

That you didn't take that extra time
for a smile, a hug, or a kiss
and you were too busy to grant someone,
what turned out to be their one last wish.

So hold your loved ones close today,
and whisper in their ear,
Tell them how much you love them
and that you'll always hold them dear

Take time to say "I'm sorry,"
"Please forgive me," "Thank you," or "It's okay."
And if tomorrow never comes,
you'll have no regrets about today.


"Life is measured by the moments that take our breath away."

Take from http://gbiontherock.com

To All My Friend....

To All My Friend....

Kepada sahabat-sahabat ku yang ............MASIH SINGLE

Cinta ibarat kupu-kupu. Makin kau kejar, makin ia menghindar. Tapi bila kau biarkan ia terbang, ia akan menghampirimu disaat kau tak menduganya.Cinta bisa membahagiakanmu tapi sering pula ia menyakiti, tapi cinta itu hanya istimewa apabila kau berikan pada seseorang yang layak menerima. Jadi ... tenang-tenang saja, jangan ter-buru buru dan pilihlah yang terbaik.


Kepada sahabat-sahabat ku yang............RAGU-RAGU DENGAN PERNIKAHAN

Cinta bukannya perkara mencari seseorang yang "sempurna", tetapi menemukan seseorang yang bisa membantumu menjadikan dirimu menjadi sempurna.


Kepada sahabat-sahabatku yang ............PLAYBOY/PLAYGIRL

Jangan katakan "Aku cinta padamu" bila kau tidak benar - benar peduli. Jangan bicarakan soal perasaan-perasaan bila itu tidak benar-benar ada. Jangan kau sentuh hidup seseorang bila kau hanya berniat main-main dengannya. Jangan menatap kedalam mata bila apa yang kau kerjakan cuma berbohong.Hal terkejam yang bisa dilakukan ialah membuat seseorang jatuh cinta, padahal kau tidak berniat samasekali 'tuk menerimanya' saat ia terjatuh.........


Kepada sahabat-sahabatku yang ............SUDAH MENIKAH

Kalau Cinta jangan katakan "Ini salahmu!", tapi "Maafkan aku, ya!"
Jangan juga katakan "Kau dimana!", melainkan "Aku disini, kenapa?"
Bukan "Kok bisa sih kau begitu!" tapi "Aku ngerti."
Dan juga bukan "Coba, seandainya kau..." akan tetapi "Terima kasih ya, kau begitu....."


Kepada sahabat-sahabatku yang............BERTUNANGAN

Tolok ukur saling mencocoki bukanlah berapa lamanya waktu yang kalian habiskan bersama, melainkan untuk betapa baiknya kebersamaan anda berdua.


Kepada sahabat-sahabatku yang ............PATAH HATI

Sakit... patah hati... bertahan selama kau menginginkannya, dan akan mengiris luka sedalam kau membiarkannya. Tantangannya bukanlah bagaimana bisa mengatasi rasa itu, melainkan apa yang bisa diambil sebagai pelajaran dan hikmahnya.


Kepada sahabat-sahabatku yang ............BELUM PERNAH JATUH CINTA

Bagaimana kalau jatuh cinta: Mau jatuh jatuhlah tapi jangan sampai terjerumus, tetaplah konsisten tapi jangan terlalu "ngotot", berbagilah dan jangan sekali-sekali tidak fair, berpengertianlah dan cobalah untuk tidak menuntut, siap2lah untuk terluka dan menderita, tapi jangan kau simpan semua rasa sakitmu jika itu benar-benar kau alami.


Kepada sahabat-sahabatku yang ............INGIN MENGUASAI

Hatimu patah melihat yang kau cintai berbahagia dengan orang lain, tapi akan lebih sakit lagi mengetahui bahwa yang kau cintai ternyata tidak bahagia denganmu.


Kepada sahabat-sahabatku yang ............TAKUT MENGAKUI

Cinta menyakitkan bila anda putuskan hubungan dengan seseorang. Tapi lebih sakit lagi bila seseorang memutuskan hubungan denganmu. Tapi cinta paling menyakitkan bila orang yang kau cintai samasekali tidak mengetahui perasaanmu [terhadapnya].


Kepada sahabat-sahabatku yang ............MASIH BERTAHAN MENCINTAI SEORANG YANG SUDAH PERGI


Hal menyedihkan dalam hidup ialah bila kau bertemu seseorang lalu jatuh cinta, hanya kemudian pada akhirnya menyadari bahwa dia bukanlah jodohmu dan kau telah menyiakan ber-tahun2 untuk seseorang yang tidak layak. Kalau sekarang ia sudah tak layak, 10 tahun dari sekarangpun ia juga tak akan layak. Biarkan dia pergi,lupakan.......!!

Take from http://gbiontherock.com

Jangan Menikah

Jangan menikah karena:

1. harta
Tidak ada gunanya hidup bergelimangan harta tanpa cinta. Harta dapat datang dan pergi setiap saat. "Cinta" yang sesat dan sesaat dapat diperoleh setiap saat, tapi cinta yang sejati tidak dapat dibeli dengan harta.

2. perasaan asmara
Rasa tertarik, simpati, naksir, yang merupakan asmara yang sering disalahartikan sebagai cinta. Asmara itu bukan cinta. Asmara dapat cepat berubah oleh rupa, harta, tempat dan keadaan. Asmara itu buta, tidak tahan lama dan tidak tahan uji. Cinta perlu diuji dalam suka dan duka dengan mata terbuka.

3. rupa saja
Kecantikan yang diluar memang indah, tapi dapat luntur termakan umur. Utamakanlah kecantikan yang di dalam.

4. iba
lba (rasa kasihan) memang baik dan harus ada dalam hidup kita, tapi tidak boleh menjadi dasar pemikahan. Kasihan dapat habis, tapi kasih tidak berkesudahan. Dasar pernikahan adalah kasih, bukan kasihan

5. untuk kepuasan sex saja
Memang sex suci dan penting dalam hubungan suami-istri, namun tidak boleh menjadi tujuan utama dari pemikahan. Sex hanyalah salah satu bagian dari pernikahan. Orang yang hanya mengejar kenikmatan sex akan kecewa dan terjerat oleh kesusahan yang diciptakannya sendiri.

6. paksaan keluarga
Seorang anak harus menurut kepada keluarga, namun tidak boleh menyerah dalam hal nikah, kalau mereka memang salah dan anda benar. Berdoalah dan berikanlah penjelasan kepada mereka, jangan dengan kekerasan.

7. desakan usia
Bila usia sudah menjelang senja dan rekan-rekan sudah berpasangan, orang akan mulai gelisah (terutama pada wanita). Banyak orang akhirnya "asal tabrak dan sikat." Hindarilah tindakan tersebut. Sabarlah dan yakinilah bahwa Tuhan sudah menyediakan yang terbaik untuk anda. Jangan takut kehabisan jatah dan kadaluarsa.

8.untuk membalas jasa
Orang yang telah berbuat baik perlu dibalas, tapi jangan dengan pernikahan.

Salah satu hal lain yang tidak boleh dilupakan, dan merupakan yang terpenting adalah:
Jangan menikah tanpa pengertian dan persiapan dengan tindakan yang nyata.
- Menikahlah menurut pola rencana Tuhan -
- Daripada salah dan mengundang derita,
Lebih baik tidak menikah, jika tidak diteguhkan oleh Tuhan. Karena Tuhanlah yang menciptakan manusia sepasang-sepasang. Tanpa persetujuan Tuhan, tidak mungkin manusia dapat bersatu !

Take from http://gbiontherock.com

The Theater

A villager came to the big city for the first time in his life. He was amazed at the many wonders in the big city. He wanted to buy something to bring back to his village. Most of the items needed electrical connection and his village didn't even have any electricity. He was delighted when he found a flashlight.

He bought the flashlight, which fascinated him every time he pushed the switch and a bright light came on.

As he continued on his way, he noticed people waiting in line. He inquired what this line was for and was told that they were waiting to enter a theater where there was a movie playing.

He had no idea what a movie was, but decided to wait in line too. He paid for a ticket and was ushered into a dark room. After a little while, a picture started playing. He was fascinated to see the beautiful scenery and all the action on the screen.

Then he remembered the flashlight in his pocket.

"I will shine the flashlight on the picture, so I will see it even better." He took out the flashlight and shone it straight at the screen, but to his amazement the picture became faded.

From all sides people started shouting that he should turn off the light!

"But I only wanted to get a better view of the picture," he said to the one sitting next to him.

"Don't you know? Here, we see only in the dark!" replied his neighbor.

The moral of the parable:
The same is in the theater of this world. Many of the worldly pleasures and values which people pursue have value only because we find ourselves in spiritual darkness. When we bring spiritual light into our lives, these values and pleasures fade, for they are only imaginary and temporary.

Take from http://gbiontherock.com

100 Points

A man dies and goes to Heaven. Of course, St. Peter meets him at the Pearly Gates.
St. Peter says, "Here's how it works. You need 100 points to make it into heaven. You tell me all the good things you've done, and I give you a certain number of points for each item, depending on how good it was. When you reach 100 points, you get in." "Okay," the man says, "I was married to the same woman for 50 years and never cheated on her, even in my heart." "That's wonderful," says St. Peter, "that's worth three points!" "Three points?" he says, slightly concerned. "Well, I attended church all my life and supported its ministry with my tithe and service."
"Terrific!" says St. Peter. "That's certainly worth a point." "One point!?!" he moans, now really getting worried. "Well, I started a soup kitchen in my city and worked in a shelter for homeless veterans." "Fantastic, that's good for two more points," he says. "Two points!" the man cries. "At this rate the only way I get into Heaven is by the grace of God!" St. Peter nods and says, "Bingo! 100 points! Come on in my son!"

Take from http://gbiontherock.com

Beda Antara Suka, Cinta dan Sayang

Dihadapan orang yang kau cintai, musim dingin berubah menjadi musim semi yang indah
Dihadapan orang yang kau sukai, musim dingin tetap saja musim dingin hanya suasananya lebih indah sedikit

Dihadapan orang yang kau cintai, jantungmu tiba tiba berdebar lebih cepat
Dihadapan orang yang kau sukai, kau hanya merasa senang dan gembira saja

Apabila engkau melihat kepada mata orang yang kau cintai, matamu berkaca-kaca
Apabila engkau melihat kepada mata orang yang kau sukai, engkau hanya tersenyum saja

Dihadapan orang yang kau cintai, kata kata yang keluar berasal dari perasaan yang terdalam
Dihadapan orang yang kau sukai, kata kata hanya keluar dari pikiran saja

Jika orang yang kau cintai menangis, engkaupun akan ikut menangis disisinya
Jika orang yang kau sukai menangis, engkau hanya menghibur saja

Perasaan cinta itu dimulai dari mata, sedangkan rasa suka dimulai dari telinga. Jadi jika kau mau berhenti menyukai seseorang, cukup dengan menutup telinga.
Tapi apabila kau mencoba menutup matamu dari orang yang kau cintai, cinta itu berubah menjadi tetesan air mata dan terus tinggal dihatimu dalam jarak waktu yang cukup lama.

"Tetapi selain rasa suka dan rasa cinta... ada perasaan yang lebih mendalam. Yaitu rasa sayang.... rasa yang tidak hilang secepat rasa cinta. Rasa yang tidak mudah berubah. Perasaan yang dapat membuatmu berkorban untuk orang yang kamu sayangi. Mau menderita demi kebahagiaan orang yang kamu sayangi. Cinta ingin memiliki. Tetapi Sayang hanya ingin melihat orang yang disayanginya bahagia.. walaupun harus kehilangan."

Take from http://gbiontherock.com

Tulang Rusuk

Love is the most wonderful thing a person will noe, but too bad most of the time it will turn out to be the most painful thing too. A girl in love asked her boyfriend..

Cewe (Ce) :Yang paling kamu cintai di dunia ini siapa ?
Cowo (Co) : Kamu dong !!!
Ce : Menurut kamu, aku ini siapa ?
Co : (berpikir sejenak lalu menatap Ce dengan pasti) Kamu tulang rusukku!!! Kata Kitab Suci, Tuhan melihat bahwa Adam kesepian. Saat Adam tidur, Tuhan mengambil rusuk dari Adam dan menciptakan Hawa. Semua Pria mencari tulang rusuknya yang hilang dan saat menemukan wanita untuknya, tidak
lagi merasakan sakit di hati ..."
Setelah menikah, pasangan itu mengalami masa yang indah dan manis untuk sesaat. Setelah itu, pasangan muda ini mulai tenggelam dalam kesibukan masing - masing dan kepenatan hidup yang ada. Hidup mereka menjadi membosankan. Kenyataan hidup yang kejam membuat mereka mulai menyisihkan impian dan cinta satu sama lain. Mereka mulai bertengkar dan pertengkaran itu mulai menjadi semakin panas. Pada suatu hari pada akhir sebuah pertengkaran Ce lari keluar rumah. Saat tiba di seberang jalan, dia berteriak "Kamu nggak cinta lagi sama aku !".
Co sangat membenci ketidakdewasaan Ce dan secara spontan balik berteriak "Aku menyesal kita menikah ! Kamu ternyata bukan tulang rusukku !!!"
Tiba - tiba Ce menjadi terdiam dan berdiri terpaku untuk beberapa saat. Co menyesal akan apa yang sudah dia ucapkan, tetapi seperti air yang telah tertumpah tidak mungkin untuk diambil kembali. Dengan berlinang air mata, Ce kembali kerumah dan mengambil barang - barangnya, bertekad untuk berpisah. "Kalau aku bukan tulang rusukmu, biarkan aku pergi. Biarkan kita berpisah dan mencari pasangan sejati masing - masing."
Lima tahun berlalu. Co tidak menikah lagi, tetapi berusaha mencari tahu akan kehidupan Ce. Ce pernah ke luar negeri tetapi sudah kembali. Dia pernah menikah dengan seorang asing dan bercerai. Co agak kecewa bahwa Ce tidak menunggunya kembali. Dan di tengah malam yang sunyi dia meminum kopinya dan merasakan sakit di hatinya. Tetapi dia tidak sanggup mengakui bahwa dia merindukan Ce.
Suatu hari, mereka akhirnya kembali bertemu. Di airport, di tempat dimana banyak terjadi pertemuan dan perpisahan, mereka dipisahkan hanya oleh sebuah dinding pembatas.
Co : Apa kabar ?
Ce : Baik ... apakah kamu sudah menemukan rusukmu yang hilang ?
Co : Belum.
Ce : Aku terbang ke New York dengan penerbangan berikut.
Co : Aku akan kembali 2 minggu lagi. Telpon aku kalau kamu sempat. Kamu tahu nomor telepon kita, tidak ada yang berubah. Ce tersenyum manis, lalu berlalu. Good bye ...."
Semingga kemudian dia mendengar bahwa Ce adalah salah satu korban Menara WTC.
Malam itu, sekali lagi, Co mereguk kopinya dan kembali merasakan sakit dihatinya. Akhirnya dia sadar bahwa sakit itu adalah karena Ce, tulang rusuknya sendiri yang telah dengan bodohnya dia patahkan.

We vent our frustrations 99% at our loved ones.... And even though we know that we ought to "think twice and act wisely", it's often easier said than done. Things happen each day, many of which are beyond our control.... Let us treasure every moment and everyone in our lives.... Tomorrow may never come; give and accept what you have today.

Take from http://gbiontherock.com

Encouragement

Don't spend major time with minor people. If there are people in your life that continually disappoint you, break promises, stomp on your dreams, too judgmental, have different values and don't have your back during difficult times...that is not a friend.

To have a friend, be a friend. Sometimes in life as you grow, your friends will either grow or go. Surround yourself with people who reflect values, goals interests and lifestyle.

When I think of any of my successes, I am thankful to GOD from whom all blessings flow, and to my family and friends that enrich my life.

Over the years my phone book has changed because I changed for the better. At first you think you're going to be alone, but after a while new people show up in your life that make your life so much sweeter and easier to endure.

Remember what your elders used to say, "Birds of a feather flock together. If you're an eagle, don't hang around chickens: Chickens Can't Fly!
I love the Lord and thank Him for all that he does in my life, therefore, I'm passing this on. Yes I do love Jesus. He is my source of existence and Savior. He keeps me functioning each and everyday. Without Him, I will be nothing.

Without Him, I am nothing but with Him I can do all things. Phil 4:13

Be Positive - Be Progressive - Take the time to make a positive difference in someone's life.

Walk by faith
Not by sight
Receive God's blessings

Take from http://gbiontherock.com

What If?

What if God decided to stop leading us tomorrow because we didn't follow Him today?

What if God couldn't take the time to bless us today because we couldn't take the time to thank Him yesterday?

What if we never saw another flower bloom because we grumbled when God sent the Rain?

What if God didn't walk with us today because we failed to recognize it as His day?

What if, God took away the Bible tomorrow because we would not read it today?

What if, God took away His message because we failed to listen to the messenger? <==THINK ABOUT THIS ONE.........

What if, God didn't send His only begotten Son because He wanted us to be prepared to pay the price for sin?

What if, the door of the church was closed because we did not open the door of our heart?

What if, God stopped loving and caring for us because we failed to love and care for others?

What if, God would not hear us today because we would not listen to Him?

What if, God answered our prayers the way we answer His call to service?

What if, God met our needs the way we give Him our lives???

What if, we failed to send this message on??

Take from http://gbiontherock.com

Cerita Dibalik Dibuatnya 'FOOTPRINTS'

Tahukah anda cerita di balik terciptanya sajak 'FOOTPRINTS' (Telah diterjemahkan dalam bahasa Indonesia dengan judul : Jejak - Jejak kaki).

Sajak tersebut telah menyentuh hati jutaan orang diseluruh dunia. Namun tidak banyak orang mengetahui siapa pengarang sajak itu. Juga tidak banyak orang tahu apa latar belakang lahirnya sajak itu. Lebih-lebih lagi tidak banyak orang tahu bahwa sajak yang berjudul "Jejak kaki" (aslinya : 'Footprints') sebenarnya adalah buah pena masa berpacaran di suatu senja di tepi danau. Pengarang sajak itu adalah Margaret Fishback, seorang guru sekolah dasar Kristen untuk anak-anak Indian diKanada. Margaret sangat pendek dan kecil untuk ukuran orang Kanada. Tinggi badannya hanya 147 cm. Tubuhnya ramping dan wajahnya halus seperti anak kecil. Karena itu walaupun ia sudah dewasa dan sudah menjadi ibu guru ia sering diberi karcis untuk anak-anak kalau berdiri di depan loket atau kalau naik bis. Margaret dibesarkan dalam keluarga ya ng bersuasana hangat dan penuh kasih.

Namun ada beberapa peristiwa yang terasa pahit dalam kenangan masa kecilnya. Yang pertama adalah pengalamannya ketika ia menjadi murid kelas satu sekolah dasar. Ia mempunyai kenangan buruk tentang gurunya. Margaret berlogat Jerman karena ayahnya berasal dari Jerman. Lalu tiap kali Margaret melafalkan sebuah kata Bahasa Inggris dengan logat Jerman jari-jari tangannya langsung dipukul oleh gurunya dengan sebuah tongkat kayu. Tiap hari jari-jari tangan Margaret memar kemerah-merahan. Jangan bicara dengan logat Jerman. Pakai logat yang betul, kalau tidak ..... !' Itulah ancaman dan amarah yang didengar Margaret setiap hari. Dan ia sungguh takut. Tiap hari aku berangkat kesekolah dihantui oleh rasa takut. Aku heran mengapa aku dimarahi. Apa salahku ? Apa salahnya orang berbicara dengan logat Jerman ? Baru kemudian hari aku tahu bahwa pada waktu itu sedang berlangsung Perang Dunia II, sehingga orang Jerman dibenci di Amerika dan Kanada,' ucap Margaret mengenang masa kecilnya.

Kenangan pahit lain yang diingat Margaret adalah tentang dua teman perempuannya di kelasnya. "Aku akrab dengan semua teman dan mereka senang bermain dengan aku, kecuali dua orang teman perempuan yang kebetulan berbadan besar. Kedua teman itu sering menjahati aku. Untung ada seorang teman laki-laki yang selalu melindungi aku. Namun pada suatu hari teman laki-laki itu tidak masuk ke sekolah. Lalu kedua teman perempuan yang berbadan besar itu menjatuhkan aku dan duduk diatas perutku sambil menggelitiki aku. Aku kehabisan nafas. Untung tiba-tiba ada orang yang lewat sehingga aku dilepas. Langsung aku lari ketakutan sampai aku jatuh dan pingsan. Selama beberapa hari aku terbaring sakit. Tetapi yang lebih parah lagi, selama beberapa bulan aku ketakutan," kenang Margaret.

Juga tentang masa dewasanya Margaret mempunyai pengalaman yang menakutkan. Pada suatu siang yang bercuaca buruk, ketika ia sedang mengajar di kelas, tiba-tiba jendela terbuka dan petir menyambar sekujur tubuh Margaret. Ia jatuh terpental di lantai. Setelah dirawat di rumah sakit, ia tetap mengidap penyakit yang tidak tersembuhkan. Urat syarafnya terganggu sehingga ia sering bergetar.! Bukan mustahil semua pengalaman buruk itu turut mewarnai lahirnya sajak 'Jejak' ini, yang dikarang oleh Margaret ketika ia sudah mempunyai tunangan yang bernama Paul.

Hari itu Margaret dan Paul berangkat menuju suatu tempat perkemahan di utara Toronto untuk memimpin retret. Ditengah perjalanan, mereka melewati danau Echo yang indah. "Mari kita jalandi pantai," usul Margaret. Dengan semangat mereka melepaskan sepatu lalu berjalan bergandengan tangan di pantai pasir.

Ketika mereka kembali dan berjalan ke arah mobil mereka, dengan jelas mereka mengenali dua pasang jejak kaki mereka di pasir pantai. Namun di tempat-tempat tertentu gelombang air telah menghapus satu pasang jejak itu. "Hai Paul, lihat, jejak kakiku hilang," seru Margaret. "Itukah mungkin yang akan terjadi dalam impian pernikahan kita? Semua cita-cita kita mungkin akan lenyap disapu gelombang air," lirih Margaret. "Jangan berpikir begitu," protes Paul. "Aku malah melihat lambang yang indah. Setelah kita menikah, yang semula dua akan menjadi satu. Lihat itu, di situ jejak kaki kita masih ada lengkap dua pasang." Mereka berjalan terus. "Paul, lihat, di sini jejakku hilang lagi.'"Paul menatap Margaret dengan tajam, "Margie jalan hidup kita dipelihara Tuhan. Pada saat yang susah, ketika kita sendiri tidak bisa berjalan, nanti Tuhan akan mengangkat kita. Seperti begini..." Lalu Paul mengangkat tubuh Margaret yang kecil dan ringan itu dan memutar-mutarnya. Malam itu setibanya mereka di tempat retret, Margaret yang adalah pengarang kawakan menggoreskan pena dan menuangkan ilham pengalamannya tadi di pantai. Kalimat demi kalimat mengalir.

Di coretnya sebuah kalimat, diubahnya kalimat yang lain. Ia berpikir, menulis, termenung, mencoret, menulis lagi, termenung lagi, mencoret lagi.......Seolah-olah bermimpi, dalam imajinasinya ia merasa berjalan bersama dengan Tuhan Yesus di tepi pantai. Ketika berjalan kembali ia melihat dua pasang jejak kaki, satu pasang jejaknya sendiri dan satu pasang jejak Tuhan. Tetapi... dan seterusnya.

Margaret melihat lonceng. Pukul 3 pagi ! Cepat-cepat diselesaikannya tulisannya, lalu ia tidur. Keesokan harinya, begitu bangun, ia langsung membaca ulang tulisannya. Ah, belum ada judulnya. Margaret berpikir sejenak lalu membubuhkan judul "Aku Bermimpi". Ia mengubah beberapa kata dan kalimat. Dan lahirlah sajak yang sekarang kita kenal dengan judul "Jejak Kaki". Pada hari itu juga dalam kebaktian, sajak itu dibacakan Paul.

Paul berkata,"... ada saat di mana kita merasa seolah-olah Tuhan meninggalkan kita. Musibah menimpa kita dan jalan hidup kita begitu sulit. Kita bertanya mengapa Tuhan tidak menolong kita. Sebenarnya Tuhan sedang menolong kita. Tuhan sedang mengangkat kita."

Lalu Paul membacakan sajak karya Margaret :

One night I dreamed a dream.
I was walking along the beach with my Lord.
Across the dark sky flashed scenes from my life.
For each scene, I noticed two sets of footprints in
the sand, One belong to me and one to my Lord.
When the last scene of my life shot before me, I looked back at the footprints in the sand.
There was only one set of footprints.
I realized that this was the lowest and the saddest times of my life.
This always bothered me and I questioned the Lord about my dilemma.
'Lord, You told me when I decided to follow, You would walk and talk with me all the way.
But I'm aware that during the most troublesome times of my life, There is only one set of footprints.
I just don't understand why, when I need You most, You leave me.'
He whispered, 'My precious child, I love you and will
never leave you never ever, during your trials and testings.
When you saw only one set of footprints, It was then that I carried you.'

Seluruh peserta retret duduk terpaku mendengarnya. Mereka termenung menyimak kedalaman arti yang terkandung sajak itu. Sekarangpun tiap orang termenung setiap kali membaca sajak itu. Sajak itu mengajak kita menelusuri perjalanan hidup kita. Dalam perjalanan itu telapak kaki kita dan telapak kaki Tuhan Yesus membekas bersebelahan. Tetapi pada saat-saat dimana musibah menimpa dan perjalanan menjadi sulit serta berbahaya, ternyata yang tampak hanya telapak kaki Tuhan. Telapak kaki kita tidak tampak, padahal telapak kaki Tuhan membekas dengan jelas. Mana telapak kaki kita?Telapak kaki kita tidak ada, sebab pada saat-saat seperti itu kita sedang diangkat dan digendong Tuhan.

Take from http://gbiontherock.com

Bicara Dengan Tuhan

Ada seorang bocah kelas 4 SD di suatu daerah di Milaor Camarine Sur (Filipina) yang setiap hari mengambil rute melintasi daerah tanah berbatuan dan menyeberangi jalan raya yang berbahaya dimana banyak kendaraan yang melaju kencang dan tidak beraturan.
Setiap kali berhasil menyeberangi jalan raya tersebut, bocah ini mampir sebentar ke Gereja setiap pagi hanya untuk menyapa Tuhan. Tindakannya selama ini diamati oleh seorang Pendeta yang merasa terharu menjumpai sikap bocah yang lugu dan beriman tersebut.
"Bagaimana kabarmu Andoy? Apakah kamu akan ke sekolah ?"
"Ya, Bapa Pendeta!" balas Andoy dengan senyumnya yang menyentuh hati Pendeta tersebut. Dia begitu memperhatikan keselamatan Andoy sehingga suatu hari dia berkata kepada bocah tersebut,"Jangan menyeberang jalan raya sendirian, setiap kali pulang sekolah kamu boleh mampir ke Gereja dan saya akan menemani kamu ke seberang jalan, jadi dengan cara tersebut saya bisa memastikan kamu pulang ke rumah dengan selamat." "Terima kasih, Bapa Pendeta."
"Kenapa kamu tidak pulang sekarang ?? Apakah kamu tinggal di Gereja setelah pulang sekolah?" "Aku hanya ingin menyapa kepada Tuhan .. sahabatku."

Dan Pendeta itu segera meninggalkan Andoy untuk melewatkan waktunya didepan altar berbicara sendiri, tapi kemudian Pendeta tersebut bersembunyi dibalik altar untuk mendengarkan apa yang dibicarakan Andoy kepada Bapa di Surga. "Engkau tahu Tuhan, ujian matematikaku hari ini sangat buruk, tetapi aku tidak mencontek walaupun temanku melakukannya . aku makan satu kue dan minum airku . Ayahku mengalami musim paceklik dan yang bisa kumakan hanyalah kue ini. Terima kasih buat kue ini Tuhan! . aku tadi melihat anak kucing malang yang kelaparan dan aku memberikan kueku yang terakhir buatnya .. lucunya, aku nggak begitu lapar. Lihat, ini selopku yang terakhir . aku mungkin harus berjalan tanpa sepatu minggu depan. Engkau tahu ini sepatu ini akan rusak, tapi tidak apa-apa .. paling tidak aku tetap dapat pergi ke sekolah. Orang-orang berbicara bahwa kami akan mengalami musim panen yang susah bulan ini, bahkan beberapa temanku sudah berhenti sekolah . tolong bantu mereka supaya bisa sekolah lagi . tolong Tuhan ?? Oh ya, Engkau tahu Ibu memukulku lagi. Ini memang menyakitkan, tapi aku tahu sakit ini akan hilang, paling tidak aku masih punya seorang Ibu. Tuhan . Engkau mau lihat lukaku ??? Aku tahu Engkau mampu menyembuhkannya, disini .. disini .. aku rasa Engkau tahu yang ini khan ..??
Tolong jangan marahi Ibuku ya ..??? dia hanya sedang lelah dan kuatir akan kebutuhan makanan dan biaya sekolahku .. Itulah mengapa dia memukul kami. Oh Tuhan. aku rasa aku sedang jatuh cinta saat ini. Ada seorang gadis yang cantik dikelasku, namanya Anita ... menurut Engkau apakah dia akan menyukaiku ??? Bagaimanapun juga paling tidak aku tahu Engkau tetap menyukaiku karena aku tidak usah menjadi siapapun hanya untuk menyenangkanMu. Engkau adalah sahabatku. Hei .. ulang tahunMu tinggal dua hari lagi, apakah Engkau gembira ?? Tunggu saja sampai Engkau lihat, aku punya hadiah untukMu . tapi ini kejutan bagiMu. Aku berharap Engkau akan menyukainya.Ooops aku harus pergi sekarang."

Kemudian Andoy segera berdiri dan memanggil Pendeta itu, "Bapa Pendeta ..Bapa Pendeta..aku sudah selesai bicara dengan sahabatku, anda bisa menemaniku menyeberang jalan sekarang!" Kegiatan tersebut berlangsung setiap hari, Andoy tidak pernah absen sekalipun. Pendeta Agaton berbagi cerita ini kepada jemaat di Gerejanya setiap hari Minggu karena dia belum pernah melihat suatu iman dan kepercayaan yang murni kepada Allah .. suatu pandangan positif dalam situasi yang negatif. Pada hari Natal, Pendeta Agaton jatuh sakit sehingga dia tidak bisa memimpin gereja dan dirawat di rumah sakit. Gereja diserahkan pengelolaannya kepada 4 wanita tua yang tidak pernah tersenyum dan selalu menyalahkan segala sesuatu yang orang lain perbuat. Mereka juga sering mengutuki orang yang menyinggung mereka. Mereka sedang berlutut memegangi rosario mereka ketika Andoy tiba dari pesta natal di sekolahnya, dan menyapa "Halo Tuhan..Aku ...' "Kurang ajar kamu bocah !!! tidakkah kamu lihat kami sedang berdoa ??!!! Keluar.!!!" Andoy begitu terkejut, " Dimana Bapa Pendeta Agaton ..??? dia seharusnya membantuku menyeberangi jalan raya .. dia selalu menyuruhku mampir lewat pintu belakang Gereja . tidak hanya itu, aku juga harus menyapa Tuhan Yesus - ini hari ulang tahunNya, aku punya hadiah untukNya ." Ketika Andoy mau mengambil hadiah tersebut dari dalam bajunya, seorang dari keempat wanita itu menarik kerahnya dan mendorongnya keluar Gereja. Sambil membuat tanda salib ia berkata "Keluarlah bocah .. kamu akan mendapatkannya !!!"

Oleh karena itu Andoy tidak punya pilihan lain kecuali sendirian menyeberangi jalan raya yang berbahaya tersebut didepan Gereja. Dia mulai menyeberang .ketika tiba-tiba sebuah bus datang melaju dengan kencang - disitu ada tikungan yang tidak terlihat pandangan. Andoy melindungi hadiah tersebut didalam saku bajunya, sehingga dia tidak melihat datangnya bus tersebut. Waktunya hanya sedikit untuk menghindar .. dan Andoy tewas seketika. Orang-orang disekitarnya berlarian dan mengelilingi tubuh bocah malang tersebut yang sudah tak bernyawa. Tiba-tiba, entah muncul darimana ada seorang pria berjubah putih dengan wajah yang halus dan lembut namun penuh dengan air mata datang dan memeluk tubuh bocah malang tersebut. Dia menangis. Orang-orang penasaran dengan dirinya dan bertanya, " Maaf Tuan.apakah anda keluarga bocah malang ini ? Apakah anda mengenalnya ?" Pria tersebut dengan hati yang berduka karena penderitaan yang begitu dalam segera berdiri dan berkata," Dia adalah sahabatku." Hanya itulah yang dia katakan. Dia mengambil bungkusan hadiah dari dalam baju bocah malang tersebut dan menaruhnya didadanya. Dia lalu berdiri dan membawa pergi tubuh bocah malang tersebut dan keduanya kemudian menghilang. Kerumunan orang tersebut semakin penasaran...

Di malam Natal, Pendeta Agaton menerima berita yang sungguh mengejutkan. Dia berkunjung ke rumah Andoy untuk memastikan pria misterius berjubah putih tersebut. Pendeta itu bertemu dan bercakap-cakap dengan kedua orang tua Andoy. "Bagaimana anda mengetahui putera anda meninggal ?" "Seorang pria berjubah putih yang membawanya kemari." ucap ibu Andoy terisak. "Apa katanya ?" Ayah Andoy berkata ,"Dia tidak mengucapkan sepatah katapun. Dia sangat berduka. Kami tidak mengenalnya namun dia terlihat sangat kesepian atas meninggalnya Andoy sepertinya Dia begitu mengenal Andoy dengan baik. Tapi ada suatu kedamaian yang sulit untuk dijelaskan menegani Dirinya. Dia menyerahkan anak kami dan tersenyum lembut. Dia menyibakkan rambut Andoy dari wajahnya dan memberikan kecupan dikeningnya kemudian Dia membisikkan sesuatu .." "Apa yang dia katakan ?" "Dia berkata kepada puteraku .." Ujar sang Ayah "Terima kasih buat kadonya . Aku akan segera berjumpa denganmu . engkau akan bersamaku." Dan sang Ayah melanjutkan, "Anda tahu kemudian . semuanya itu terasa begitu indah .. aku menangis tetapi tidak tahu mengapa bisa demikian. Yang aku tahu aku menangis karena bahagia .. aku tidak dapat menjelaskannya Bapa Pendeta, tetapi ketika Dia meninggalkan kami ada suatu kedamaian yang memenuhi hati kami, aku merasakan kasihnya yang begitu dalam di hatiku.. aku tidak dapat melukiskan sukacita didalam hatiku. Aku tahu puteraku sudah berada di Surga sekarang. Tapi tolong katakan padaku, Bapa Pendeta..siapakah Pria ini yang selalu bicara dengan puteraku setiap hari di Gerejamu ? anda seharusnya mengetahui karena anda selalu berada disana setiap hari . kecuali pada waktu puteraku meninggal ." Pendeta Agaton tiba-tiba merasa air matanya menetes dipipinya, dengan lutut gemetar dia berbisik," Dia tidak berbicara dengan siapa-siapa .. kecuali dengan Tuhan."

Take from http://gbiontherock.com

A LETTER TO YOU FROM SATAN

I saw you yesterday as you began your daily chores. You awoke without kneeling to pray. As a matter of fact, you didn't even bless your meals, or pray before going to bed last night. You are so unthankful, I like that about you. I cannot tell you how glad I am that you have not changed your way of living, Fool, you are mine.

Remember,you and I have been going steady for years. and I still don't love you yet. As a matter of fact, I hate you, because I hate God. I am only using you to get even with God. He kicked me out of heaven, and I'm going to use you as long as possible to pay him back.

You see, Fool, GOD LOVES YOU and He has great plans in store for you. But you have yielded your life to me, and I'm going to make your life a living hell. That way, we'll be together twice. This will really hurt God.

Thanks to you, I'm really showing Him who's boss in your life with all of the good times we've had. We have been watching dirty movies, cursing people out, stealing, lying, being hypocritical, fornicating, overeating, telling dirty jokes, gossiping, being judgmental, back stabbing people, disrespecting adults, and those in leadership positions, no respect for the Church, bad attitudes.

SURELY you don't want to give all this up. Come on, Fool, let's burn together forever. I've got some hot plans for us. This is just a letter of appreciation from me to you. I'd like to say "THANKS" for letting me use you for most of your foolish life.

You are so gullible, I laugh at you. When you are tempted to sin, you give in HA HA HA, you make me sick. Sin is beginning to take it's toll on your life. You look 20 years older, and now, I need new blood. So go ahead and teach some children how to sin. All you have to do is smoke, get drunk or drink while under-aged, cheat, gamble, gossip, fornicate, and live being as selfish as possible.

Do all of this in the presence of children and they will do it too. Kids are like that.

Well, Fool, I have to let you go for now. I'll be back in a couple of seconds to tempt you again. If you were smart, you would run somewhere, confess you sins, and live for God with what little bi! t of life that you have left. It's not my nature to warn anyone, but to be your age and still sinning, it's becoming a bit ridiculous. Don't get me wrong, I still hate you.

IT'S JUST THAT YOU'D MAKE A BETTER FOOL FOR CHRIST.

Take from http://gbiontherock.com

Wonderful Thoughts...God Is In Control !!!

It is easy to get discouraged when things are going bad. But we shouldn't lose heart, because God is at work in our lives, even in the midst of pain and suffering. Remember, next time your little hut is burning to the ground it just may be a smoke signal that summons the grace of God. For all the negative things we have to say to ourselves, God has a positive answer for it:

You say: "It's impossible"
God says: All things are possible
(Luke 18:27)

You say: "I'm too tired"
God says: I will give you rest
(Matthew 11:28-30)

You say: "Nobody really loves me"
God says: I love you
(John 3:16 & John 3:34)

You say: "I can't go on"
God says: My grace is sufficient
(II Corinthians 12:9 & Psalm 91:15)

You say: "I can't figure things out"
God says: I will direct your steps
(Proverbs 3:5-6)

You say: "I can't do it"
God says: You can do all things
(Philippians 4:13)

You say: "I'm not able"
God says: I am able
(II Corinthians 9:8)

You say: "It's not worth it"
God says: It will be worth it
(Roman 8:28)

You say: "I can't forgive myself"
God says: I Forgive you
(I John 1:9 & Romans 8:1)

You say: "I can't manage"
God says: I will supply all your needs
(Philippians 4:19)

You say: "I'm afraid"
God says: I have not given you a spirit of fear
(II Timothy 1:7)

You say: "I'm always worried and frustrated"
God says: Cast all your cares on ME
(I Peter 5:7)

You say: "I don't have enough faith"
God says: I've given everyone a measure of faith
(Romans 12:3)

You say: "I'm not smart enough"
God says: I give you wisdom
(I Corinthians 1:30)

You say: "I feel all alone"
God says: I will never leave you or forsake you
(Hebrews 13:5)


Take from http://gbiontherock.com

Kebesaran Tuhan (bisa dibuktikan oleh ilmu pengetahuan)

Bapak Harold Hill adalah presiden direktur dari perusahaan Curtis Engine, di Baltimore Maryland. Perusahaan beliau adalah bergerak di bidang pendidikan ke-antariksaan dan percobaan-percobaan yang berhubungan dengan semua masalah tata surya dan alam semesta. Salah satu penemuan mereka yang dapat saya katakan menakjubkan adalah ketika mereka melakukan percobaan di Green Belt, Maryland. Percobaan mereka adalah men-cek kebenaran perhitungan manusia dalam system penanggalan yang dipakai sekarang ini, men-cek keabsahan dari posisi matahari, bulan, dan planet-planet di tata surya untuk jangka waktu 100 dan 1000 tahun kebelakang dari sekarang. Sebenarnya inti utama dari percobaan mereka adalah agar mengetahui semua pergerakan alam semesta untuk masa yang akan datang, sehingga jika mereka akan mengorbitkan satelit, maka satelit tersebut akan diletakkan / diorbitkan pada posisi yang hampir tidak mungkin bertabrakkan dengan benda asing di alam semesta. Karena mereka berpikir bahwa sebuah satelit yang memakan biaya jutaan dollar amerika, alangkah sayangnya jika sewaktu-waktu ditabrak misalnya oleh meteor atau komet. Mereka menjalankan komputer untuk menghitung mundur untuk beberapa abad, tetapi hasil yang didapat adalah komputer selalu berhenti berproses. Mereka lakukan berkali-kali tetapi hasil yang didapat adalah sama, komputer mereka mengalami masalah penghitungan. Perlu anda ketahui, jika komputer tidak dapat melakukan suatu perhitungan, maka hasil yang di dapat adalah aksi diamnya komputer, seperti tidak melakukan apa-apa. Mereka lalu memanggil ahli mekanik komputer, karena para ahli ini berpikir bahwa ini adalah kesalahan yang dibuat oleh komputer mereka. Ketika para teknisi computer memeriksa mesin komputer tersebut mereka tidak menemukan sedikit kesalahan pun pada mesin tersebut. Tetapi ketika para ilmuwan itu menunjukkan kesalahan yang dibuat oleh komputer, teknisi komputer juga bingung, "Apa masalahnya ya...". Mereka terus mencari kesalahan yang dibuat oleh komputer mereka, akhirnya mereka menemukan sesuatu yang membuat komputer itu tidak bekerja. Mereka menemukan adanya HARI YANG HILANG dalam jangka waktu tertentu. Mengapa bisa demikian? Mereka tidak dapat menemukan jawabannya.

Akhirnya, salah seorang pekerja di perusahaan itu tetapi dari divisi yang berbeda dan seorang Kristen berkata kepada mereka, "Saya ingat ketika saya dulu sekolah minggu, guru sekolah minggu bercerita tentang matahari yang diam tidak bergerak satu hari penuh." Orang-orang di sekitarnya tidak percaya apa yang dikatakan oleh orang Kristen tadi, kata mereka, "tolong buktikan dan tunjukkan kepada kami." Lalu orang tersebut membuka Alkitab dan menunjukkan pada mereka akitab Yosua. Alkitab menceritakan ketika pasukan Yosua dikelilingi oleh musuh-musuhnya, ia meminta kepada Tuhan agar tidak terjadi malam. Dan Alkitab mengatakan bahwa matahari, bulan, bintang dan semua tata surya diam tidak bergerak selama satu hari penuh. Setelah pembuktian tersebut, para ilmuwan berkata, "Inilah hari yang hilang itu!" Mereka kemudian melanjutkan penghitungan hari yang hilang itu agar komputer idak lagi berhenti berproses. Tetapi setelah program selesai diperbaiki, komputer tersebut tetap mengalami masalah, dan mereka menemukan kembali perhitungan yang baru bahwa hari yang hilang itu adalah 23 jam lebih 20 menit! Tidak 24 Jam / satu hari penuh seperti yang dikatakan dalam kitab.
Berselang beberapa jam, pegawai Kristen tadi berkata kembali, "Saya ingat kejadian yang lain dalam Alkitab dimana matahari BERGERAK MUNDUR." Ia membuka kitab II Raja-Raja dimana Yesaya meminta kepada Tuhan agar matahari bergerak mundur sebanyak 10 derajat! Mereka terperanjat kaget, karena para ilmuwan tersebut tahu ?persis bahwa 10 derajat dari pergerakan matahari adalah tepat 40 menit! 24 jam permintaan Yosua kepada Tuhan dan 40 menit permintaan Yesaya kepada Tuhan adalah 24 jam dikurangi 40 menit = 23jam lebih 20 menit.
Hampir satu hari penuh alam semesta kehilangan harinya, tepat seperti apa yang para ilmuwan hitung dengan komputernya.

KEBESARAN TUHAN DIBUKTIKAN KEMBALI DENGAN ILMU PENGETAHUAN, ALKITAB TIDAK PERNAH SALAH!!! ?PUJI TUHAN.
All glory & honour for our Lord Jesus Christ !

Take from http://gbiontherock.com